0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pria Beristri Tiga Ini Tega Perkosa Anak Kandungnya

ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Perbuatan yang dilakukan RS (57), terhadap anak kandungnya sangat biadab. Warga Perumahan Permata Balaraja, Desa Saga, Kabupaten Tangerang, ini menyetubuhi anak kandungnya sendiri sejak berusia sembilan tahun meski telah beristri tiga.

Perbuatan RS tersebut diketahui setelah korban berinisial RF (16) yang kini sudah duduk di bangku SMA menceritakan perbuatan ayah kandungnya tersebut kepada ibunya. Ibu korban merupakan istri kedua pelaku.

“Jadi korban dengan ibu kandungnya ini terpisah. Ibunya dengan pelaku atau dengan ayah kandungnya sudah bercerai. Sehingga korban tinggal bersama dengan pelaku. Di rumah itu selain korban dan pelaku, juga dua saudara kandung korban, tetapi yang lain laki-laki,” ujar Kapolsek Balaraja, Kompol Wiwin Setiawan, Kamis (6/4).

Pelaku mencabuli korban sejak masih sembilan tahun. Namun, karena keterusan hingga korban duduk di bangku SMA, akhirnya RF kesal dan melaporkan hal itu kepada ibu kandungnya.

“Korban ini sudah tidak tahan dengan perbuatan pelaku, korban menceritakan ke-ibunya melalui WhatsApp pada tanggal 28 Maret 2017,” ujar Wiwin.

Mendengar itu, ibu korban kemudian langsung melaporkan perbuatan pelaku ke Polsek Balaraja.

“Atas Laporan dari ibu kandungnya itu, kami langsung menangkap pelaku di rumahnya,” katanya.

RS yang seharusnya menjadi pelindung keluarga, malah merusak otak buah hatinya dengan menonton video porno bersama dengan korban.

“Pelaku mengajak korban untuk menonton video porno. Korban dipaksa untuk menonton video porno,” kata Kompol Wiwin.

Polisi menjelaskan, video porno tersebut disimpan pelaku di dalam tablet milik RS yang kini sudah diamankan aparat Polsek Balaraja untuk digunakan sebagai barang bukti.

“Di dalam tablet milik pelaku, tersimpan ratusan film porno. Setelah kami periksa isi tablet milik pelaku, tersimpan ratusan film porno,” tambah Kompol Wiwin.

Selain mengamankan tablet merek Samsung, Polsek Balaraja juga mengamankan barang bukti lainnya yaitu satu potong celana pendek bahan berwarna hitam, satu potong kaus lengan pendek warna ungu dan satu potong celana jeans pendek warna biru.

“Semua barang bukti tersebut kami amankan untuk bukti di pengadilan,” tegasnya.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge