0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyidik Butuh Ahli Anatomi

Kapolres Karanganyar Ade Safri Simanjuntak memberi keterangan pers tentang kasus Diksar maut (MG001)

Karanganyar — Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) kasus diksar mapala maut UII Yogjakarta nyaris lengkap. Oleh jaksa, penyidik Polres Karanganyar diminta melengkapi bukti penguat korban Muhammad fadli meninggal dunia akibat penganiayaan.

“Korban meninggal dunia yang pertama (Muhammad Fadli) langsung dikubur. Saat itu belum sempat divisum et repertum (VER) perlukaan. Hanya dikirim ke puskesmas Tawangmangu dan RSUD Karanganyar kemudian dibawa ke kampung halamannya untuk prosesi pemakaman,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan di ruangannya, Kamis (6/4).

Situasi itu berlainan dengan dua korban meninggal dunia lain, yakni Syaits Asyam dan Ilham Nurfadmi Listia Adi. Begitu kasus dugaan penganiayaan mencuat, polisi langsung berkoordinasi dengan RSUP Dr Sardjito dan RSU Bethesda di Yogyakarta untuk meminta dilakukan VER dan autopsi. Hasilnya, terdapat luka penganiayaan di tubuh korban yang mengakibatkannya meninggal dunia.

“Pemeriksaan puskesmas dan RSUD terhadap tubuh Muhammad Fadli ketika itu, belum cukup. Sehingga kami meminta bantuan ahli anatomi dari RS DUP Sardjito untuk membantu,” lanjutnya.

Pemenuhan bukti tersebut setara 10 persen yang kurang lengkap dari BAP kasus diksar maut. Sedangkan dalam penelitian berkas oleh jaksa, mayoritas sudah lengkap.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge