0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tersangka Korupsi PNPM Minta Penangguhan Penahanan

Pelimpahan berkas korupsi PNPM (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Polisi melimpahkan berkas perkara tahap dua kasus dugaan korupsi dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Desa Tempel, Kecamatan Gatak ke Kejaksaan Negeri Sukoharjo. Kasus dugaan korupsi dana PNPM ini terjadi sejak 2010 dengan tersangka pengelola BKM Sempulur dengan modus menerima angsuran pinjaman namun tidak dibayarkan dengan kerugian negara senilai Rp 68 juta.

“Ini pelimpahan berkas beserta tersangka setelah sebelumnya berkas dinyatakan P21 oleh Kejaksaan Negeri Sukoharjo. Selanjutnya perkara akan ditangani pihak kejaksaan dan tersangka menjadi tahanan kejaksaan,” kata Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Dwi Haryadi, Kamis (6/4).

Tersangka Sri Mujiastuti selain melakukan penggelapan dana angsuran pinjaman dari nasabah, juga melakukan pinjaman dengan mengatasnamakan BKM ke Ditjen PU. Namun setelah dana berhasil dicairkan, tidak disalurkan justru digunakan untk kepentingan pribadi.

Sementara itu dari pihak kuasa hukum tersangka langsung mengajukan penangguhan penahanan, mengingat masih mempunyai anak balita berusia dua tahun. Tersangka untuk saat ini berstatus tahanan Kejaksaan selama 20 hari dan bisa diperpanjang jika dibutuhkan.

“Untuk tahap penyidikan yang dilakukan kepolisian sudah selesai, selanjutnya akan kita limpahkan ke pengadilan tipikor di Semarang secepatnya. Dan tersangka sendiri mulai hari ini resmi menjadi tahanan kejaksaan selama 20 hari dan dapat diperpanjang jika diperlukan,” tandas Kasi Pidsus Kejari Sukoharjo, Zainurrofiq.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge