0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anas Urbaningrum Bantah Aliran Dana untuk Kongres Demokrat

Anas Urbaningrum ()

Timlo.net – Mantan politisi Demokrat, Anas Urbaningrum menyatakan tidak ada aliran uang panas e-KTP saat perhelatan kongres pencalonan dirinya sebagai ketua umum partai Demokrat 2010 silam. Menurutnya, tidak ada aliran dana proyek e-KTP pada pelaksanaan kongres.

“Tahu ada aliran uang pada pelaksanaan kongres?” Tanya ketua hakim John kepada Anas, Kamis (6/4).

“Dari e-KTP saya pastikan tidak ada,” jawab Anas.

Anas mengakui sebelum adanya kongres di Bandung tahun 2010, ada konsolidasi relawan di Hotel Sahid. Sekitar 350 peserta hadir dalam acara tersebut. Peserta yang hadir, dipesankan kamar untuk menginap.

Uang pembayaran kamar tersebut-lah yang disebut Nazar merupakan uang panas dari proyek e-KTP, dan kemudian dibantah oleh mantan ketua umum Demokrat itu.

“Kalau ada yang sebut ada uang mengalir dengan sebutan detil pembayaran hotel dan sebagainya anda pernah dengar?” tanya hakim.

“Justru hal-hal detil itu sudah disampaikan di persidangan uang itu datang dari mana dibelanjakan apa sangat lengkap saudara Yulianis intinya adalah uang masuk uang keluar dari tempat saudara Nazar ujungnya ada sisa yang justru dipakai saudara Nazar. Jadi kalau itu jalan ceritanya sebetulnya bukan sumbangsih tapi jadi keuntungan,” ucap Anas menjelaskan.

Sebelumnya saat Muhammad Nazaruddin hadir menjadi saksi di persidangan kasus korupsi proyek e-KTP di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat, menyebut Anas Urbaningrum menerima Rp 500 miliar dan USD 3 juta dari Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Nazar menjelaskan uang tersebut secara langsung tidak berkaitan dengan kegiatan partai Demokrat. Namun disebutkan terdapat alokasi sebesar USD 100.000 untuk Jafar Hafsah menjabat sebagai ketua Fraksi Demokrat di DPR, menggantikan Anas yang terpilih menjadi ketua umum Demokrat.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge