0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nongkrong Kuliner di “Nyoklat Doeloe”, Porsi dan Wadahnya Bikin Gemes

Nyoklat Doeloe (foto: David)

Timlo.net – Satu lagi, tempat nongkrong yang mulai digandrungi anak muda di Kota Solo. Suasana santai dengan sajian yang menggugah selera menjadi andalan tempat nongkrong bernama “Nyoklat Doeloe” di Jalan MT Haryono 117 di kawasan Mangkubumen.

Ditempat tersebut, pengunjung dimanjakan dengan suasana santai, lengkap dengan fasilitas wifi serta tontonan LED TV.

Tak hanya itu, menu yang dipesan juga tergolong unik dengan penyajian yang tidak biasa. Bayangkan saja, penyajian sejumlah makanan dengan menggunakan panci, wajan hingga talenan yang biasa untuk alat-alat memasak. Selain itu, porsi yang disajikan juga tergolong lebih banyak dan cocok untuk mereka para anak muda.

“Tentunya, kami ingin menyajikan sebuah bentuk unik dalam kuliner di Kota Solo yang berbeda dengan tempat yang lain,” terang pemilik “Nyoklat Doeloe”, Katarina Elizabet Alim saat berbincang santai dengan TimloMagz.

Perempuan asli Solo yang akrab disapa Kathrine, ini mengaku sejumlah makanan yang disajikan dengan menggunakan panci mini ini diantaranya mie rebus, seblak mozzarella, mie kuah susu grean tea dan masih banyak yang lain. Sedangkan, makanan yang disajikan dengan menggunakan wajan seperti nasi goreng mozzarella, ayam geprek mozzarella maupun mie goreng.

“Untuk penyajian diatas telenan adakue cubit, roti panggang dan pancake. Pelanggan juga bisa memesan dengan cara khusus penyajian yang akan disajikan,” terang gadis kelahiran Solo, 21 September 1994 ini.

Dengan penyajian unik yang diusungnya, banyak pelanggan yang menunjukkan respon positif. Tak jarang, mereka kembali untuk menjajal kenikmatan makanan yang disajikan. Apalagi, harga yang ditawarkan juga sangat bersahabat untuk para anak muda.

“Awalnya mereka bingung memakannya karena disajikan dalam wadah yang tak biasa. Tapi, setelah mengetahui caranya dan porsinya lumayan banyak respon pelanggan sebagian besar puas,” kata gadis berparas cantik tersebut.
Selain menyajikan makanan, sejumlah minuman yang disajikan juga menggugah selera. Seperti nama tempat yang diusung, minuman yang disajikan seperti Hot Marshmallow Chocolate, Bubblegum Ice Chocolate dan masih banyak lainnya. Tapi untuk Anda yang tidak suka cokelat bisa memesan minuman lain seperti kopi, teh, ataupun milkshake.

Bisnis Kuliner sejak SMA

Bagi Kathrine, dunia kuliner yang digeluti bukanlah hal yang baru. Keluarga sangat mendukung dirinya berwiraswasta. Sebelum mendirikan tempat usahanya saat ini, gadis lulusan D3 Public Relation FISIP UNS tersebut juga sempat membuka usaha serupa di kawasan Kota Barat.

“Dulu saya buka ‘Coklat Corner’ di Kota Barat. Tapi, karena fokus kuliah sempat tersendat. Akhirnya, istirahat sebentar serta mencoba bisnis baru khusus di bidang makanan. Sekarang aku kembali merintis usaha kuliner lagi, karena masih banyak ide-ide yang belum ter-explore untuk memperkaya kuliner di Kota Solo. Saya punya impian Solo dikenal sebagai kota makanan dengan kreasi unik dari tangan terampil para anak mudanya,” kata Kathrine mengakhiri perbincangan malam itu.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge