0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidang Korupsi E-KTP Hadirkan Anas, Ade dan Setnov

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Sidang kasus korupsi e-KTP elektronik dengan terdakwa Sugiharto dan Irman kembali digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Dalam sidang kali ini, sejumlah petinggi dan mantan petinggi partai dipanggil sebagai saksi. Mereka adalah Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto¬†(Setnov), mantan Ketua DPR Ade Komarudin dan mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum.

Anas Urbaningrum tiba lebih dulu. Tak lama berselang disusul oleh Setya Novanto, kemudian baru Ade Komarudin.

Sebelum masuk ruang sidang, Anas menegaskan tak terlibat kasus korupsi e-KTP. Apalagi, disebut uang itu untuk memenangkan dirinya dalam Kongres Partai Demokrat di Bandung pada 2010 lalu.

“Soal kongres kan sudah ada sidangnya sendiri, satu peristiwa, ada 2 cerita, kalau mau jernih, mau jeli dengan mudah mau bedakan, mana karangan mana yang benar, mana kesaksian, mana kesurupan,” kata Anas, Kamis (6/4).

Setya Novanto irit bicara ketika dimintai tanggapan soal sidang nanti. Dia lebih memilih agar media melihat saja berlangsungnya sidang nanti.

“Kita tunggu saja nanti di sidang,” kata Novanto.

Selain Anas, Novanto dan Ade, jaksa juga memanggil mantan anggota Komisi II DPR, Markus Nari. Markus membantah ada pemberian uang hasil korupsi proyek e-KTP. Markus juga mengaku tak mengenal Andi Narogong, pihak penyuap di korupsi e-KTP.

“Tidak ada, tidak kenal,” singkat Markus. [rnd]

Sumber: merdekacom

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge