0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Di Solo Masih Ada 13 Ribu Rumah Tak Layak Huni

Dandim 0734/ Solo Letkol Inf Edwin Apria Candra melakukan pemasangan batu pertama di lokasi sasaran TMMD di Kelurahan Kampung Baru, Pasar Kliwon (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Sebanyak 13 ribu rumah tidak layak huni (RTLH) masih tersebar di Kota Solo. Rencananya, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) akan menggandeng pihak lain dengan mengandalkan CSR untuk memperbaiki RTLH tersebut.

“Rencananya, menggandeng dari pihak perusahaan untuk ikut serta dalam memperbaiki RTLH di Kota Solo,” terang Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo saat ditemui wartawan usai membuka TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2017 di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Pasar Kliwon, Rabu (5/4).

Sejauh ini, kata Walikota, sudah ada sebanyak 25 program CSR RTLH yang siap dilaksanakan. Pihaknya akan terus menggencarkan program CSR RTLH tersebut hingga seluruh umah warga yang tidak layakk huni berhasil diperbaiki.

“Pemkot akan berupaya membantu warga Solo yang rumahnya masuk kategori RTLH,” tegas Rudy.

Terkait penyebaran lokasi RTLH, menurut Walikota, sejumlah kelurahan di Kota Solo hampir merata. Mulai dari Kelurahan Sangkrah, Kampung Sewu, Kadipiro, Mojosongo dan masih banyak yang lain.

Sementara itu, Dandim 0374/ Solo Letkol Edwin Apria Candra mengaku siap untuk melaksanakan program perbaikan RTLH yang tersebar di Kota Solo. Menurutnya, dengan bantuan tenaga dari TNI dapat menekan biaya pengeluaran perbaikan RTLH.

“Untuk biaya tenaga, dapat dialihkan menambah bahan bangunan. Selain meningkatkan bahan bangunan, kualitas bangunan juga akan meningkat. Termasuk luasan volume bangunan yang diperbaiki,” terang Dandim.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge