0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

ASITA Sayangkan Pentupan Museum Keraton

Ketua Asita Soloraya, Daryono (timlo.net/setyo pujis)

Solo — Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Solo menyayangkan penutupan sementara dari destinasi wisata museum keraton. Pasalnya museum tersebut menjadi salah satu destinasi yang selama ini dapat menarik banyak wisatawan dari luar kota.

“Museum keraton itu merupakan ikon budaya. Dan selama ini cukup banyak menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Solo, sehingga sayang jika harus ditutup sementara,” ujar Ketua ASITA Solo, Daryono, Rabu (5/4).

Menurutnya, museum keraton menjadi salah satu paket wisata menarik bagi para pelancong yang ingin berkunjung ke Solo. Pasalnya lokasi tersebut tidak hanya memiliki nilai sejarah, tapi juga  menawarkan destinasi wisata yang jarang ditemui sekarang ini.

“Kalau museum keraton selama ini yang paling banyak mengunjungi adalah wisatawan domestik. Kalau wisatawan mancanegara lebih tertarik kepada Pura Mangkunegaran,” jelasnya.

Sebagai informasi, museum keraton tersebut terpaksa ditutup lantaran dampak atas adanya konflik internal dilingkungan keraton Kasunanan. Penutupan sendiri dilakukan sejak Selasa (4/4) lalu ketika keraton dijaga banyak aparat keamanan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge