0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan Adat Tetap Laksanakan Jumenengan Bedaya Ketawang

KGPH Puger (dok.timlo.net/indira jayendra iswari)

Solo – Tingalan Hadeging Bedhaya Ketawang atau Tari Bedhaya Ketawang akan tetap di jumenengke (ditampilkan) dalam peringatan naik tahta raja. MeskipunĀ  tidak dihadiri Pakubuwana XIII.

“Kita tetap jumenengke Bedhaya Ketawang. Sebagai pelaksana adat, saya nunggoni itu. Kalau dihentikan jelas salah,” ungkap Plt Raja Keraton Solo, KGPH Puger, Rabu (5/4).

Kegiatan tahunan tersebut sudah dijadwalkan, latihan harian selama 35 hari pun sudah dilaksanakan. Namun untuk latihan khusus perayaan tanggal 22 April mendatang belum dilakukan.

“Memang latihan khusus hari H belum, tapi jadwal sudah ada. Tetap harus dijalankan, tapi liat sikon (situasi dan kondisi). Internal keraton kan sedang kurang enak,” tandas Puger.

Peringatan tersebut wajib dilakukan meski tanpa kehadiran PB XIII Hangabehi lantaran mengikuti pesan PB XII.

“Istilahnya kita menjalankan pesan Sinuhun,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge