0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pekan Depan Rastra Dibagikan, Jumlah KPM Meningkat

Rastra atau dulu disebut Raskin (dok.timlo.net/red)
Wonogiri — Setelah terlambat selama empat bulan, akhirnya beras sejahtera (Rastra) –dulu Raskin, pekan depan bakal dibagikan untuk puluhan ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di Wonogiri. Keterlambatan pencairan Rastra disebabkan beberapa hal, salah satunya adalah belum adanya kejelasan terkait jumlah pagu penerima sasaran manfaat.
“Benar, pencairan Rastra akan dilakukan sebanyak dua kali alokasi karena pencairan terlambat empat bulan. Pertama mulai 12 April- 17 April, lalu 22 April  hingga akhir bulan (jatah bulan Januari dan Februari diterimakan di bulan April) lalu pencairan di bulan Maret dan  April bakal diterimakan sebanyak dua kali di bulan Mei, selanjutnya untuk bulan Juni dan seterusnya Rastra diterimakan tepat waktu,” kata As’aji, Waka Sub Divre Bulog Surakarta, di Wonogiri, Selasa (4/4).
Disebutkan, keluarga penerima manfaat (KPM) Rastra di Wonogiri berjumlah 74.740. Kuantum Rastra tahun ini sebanyak 1.121.102 kilogram. Jumlah ini meningkat 62.565 kilogram dibandingkan tahun lalu. Setiap KPM menerima 15 kilogram per bulan dengan harga tebus Rp 1.600 per kilogram.
“Stok di gudang Bulog Ngadirojo untuk lima bulan ke depan aman. Jika nantinya didapati beras berkualitas buruk, Bulog akan menggantinya dengan yang berkualitas bagus, dalam waktu 1 X 24 jam,” jelasnya.
Menurut dia, garansi ini disampaikan atas jaminan Dirut Bulog. Dia mengungkapkan, indikator beras berkualitas baik yaitu tidak berbau apek, tidak berwarna kuning, tidak berkutu, tidak berbatu atau juga berjamur, dan tidak pecah-pecah.
Dipastikan kualitas Rastra bagus, lantaran beras merupakan pengadaan maksimal tahun lalu, sehingga lebih fresh. Peningkatan kualitas beras tersebut juga yang mendorong perubahan terminologi dari raskin menjadi rastra.
Kepala Dinas Sosial Wonogiri Suwartono yang dikonfirmasi, menyatakan bantuan Rastra rencananya akan dibagikan dalam 12 bulan di 2017 ini. Soal ada atau tidaknya Rastra ke-13, pihaknya belum menerima informasi.
“Sejak Januari lalu kalangan KPM belum menerima, direncanakan nanti penyalurannya akan dirapel,” kata Suwartono.
Lanjut dia, untuk KPM penerima rastra di daerah ini tahun 2017 meningkat ketimbang tahun 2016 lalu. Sesuai up date data terakhir angka penerima rastra bertambah dari 70.569 KK tahun lalu, kini menjadi 74.740 RTS.
“Peningkatan ini  bukan karena angka kemiskinan di kabupaten ini meningkat. Tapi karena ada 3.000 KK lebih belum terdata pada raskin tahun-tahun sebelumnya,” tandasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge