0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemasok Sabu di Solo Terus Diburu

Kapolsek Serengan Kompol Giyono (kanan) menunjukkan barang bukti hasil penangkapan tiga pehobi burung pengguna barang haram (dok.timlo.net/achmad khalik)

Pengembangan Kasus Narkoba, Polisi Buru Pengedar Sabu yang Menyuplai Tiga Pehobi Burung

Solo — Jajaran Reskrim Polsek Serengan memburu pengedar sabu yang menyuplai barang haram kepada tiga kurir dan pengguna yang ditangkap pada Senin (3/4) kemarin. Pengedar tersebut diketahui berinisial DD yang diindikasi warga Mojosongo, Jebres.

“Penyuplai barang haram saat ini masih kami buru. Inisialnya DD,” terang Kapolsek Serengan, Kompol Giyono, Selasa (4/4) siang.

Seperti diketahui, tiga pengguna sekaligus pengedar sabu ditangkap Jajaran Reskrim Polsek Serengan, pada Senin (3/4) kemarin. Tiga orang tersebut, diketahui bernama Lukman Syarif (35) warga Priyobadan RT03/ RW02 Kelurahan Timuran, Kecamatan Banjarsari, Solo ; Eko Ardani (33) alias Dani warga Cemani RT02/ RW15 Grogol, Sukoharjo dan Erdis Sabara alias Erdis (41) warga Sumber Nayu, Kadipiro, Banjarsari, Solo. Ketiganya saling kenal, lantaran sama-sama memiliki hobi penggemar burung.

“Dari hasil pemeriksaan tiga tersangka ini, mereka saling kenal lantaran memiliki hobi dibidang burung. Lalu, Lukman meminta temannya Eko mencarikan barang (sabu). Dari Eko, Dia meminta kenalannya lagi bernama Erdis mencarikan barang tersebut seharga Rp 700 ribu,” jelas Kapolsek.

Sementara itu, Kasatnarkoba Polresta Solo, Kompol Ari Sumarwono mengaku, Kota Solo menjadi incaran peredaran barang haram. Bahkan, bulan lalu Solo menjadi peringkat pertama beredaran sabu di Kawasan Jawa Tengah.

“Solo menjadi sasaran surga peredaran sabu. Saat ini, anggota kami sedang memberantas peredaran sabu dengan melakukan pengembangan terus-menerus untuk mengungkap peredarannya,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge