0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tercebur Selokan, Seorang Pria dan Motornya Hilang

Tim SAR mencari pria yang hilang jatuh di selokan (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Tercebur parit bersama sepeda motornya di selokan atau parit di depan ADA Swalayan di Jalan Raya Majapahit, Kota Semarang, Jawa Tengah, seorang pria yang belum diketahui identitasnya, Senin (3/4) malam, hilang terseret arus saat hujan turun deras.

Pria yang hanya ditemukan sepeda motornya jenis Honda Vario warna hitam tanpa pelat nomor kendaraan ini belum berhasil ditemukan. Petugas Polsek Pedurungan bersama Tim Kantor Basarnas Semarang telah berupaya melakukan penyisiran di sungai sejauh radius sekira 3 kilometer dari tempat kejadian.

Kapolsek Pedurungan, Kota Semarang Kompol Sugiyatmo mengakui ada laporan dari masyarakat jika telah terjadi kecelakaan tunggal di depan ADA Swalayan. Korban masuk parit, kemudian bersama dengan motornya terbawa arus deras parit dengan lebar sekira 5 meter.

“Kejadiannya sekitar pukul 19.30 WIB, saat itu turun hujan deras sehingga kondisi air di selokan penuh dan deras. Diduga terbawa arus deras begitu jatuh bersama sepeda motornya,” ungkap Kompol Sugiyatmo saat di sekitar lokasi kejadian.

Mendapatkan laporan warga, Sugiyatmo kemudian berkoordinasi dengan Basarnas Kantor Semarang untuk melakukan upaya pencarian dan penyisiran. Namun, setelah dilakukan upaya penyisiran sekira radius 3 kilometer hingga di sekitar perempatan Jalan Raya Supriyadi-Pintu Masuk Perum Tlogosari-Arteri Soekarno Hatta-Medoho Tim Basarnas Kantor Semarang, belum juga berhasil menemukan korban.

Koordinator Operasional Basarnasda Jateng Sanyoto disela-sela melakukan penyisiran menyatakan, beberapa jam terakhir pihaknya sudah melakukan upaya penyisiran. Namun, hingga sekira pukul 22.30 WIb timnya bersama BNPB Jateng belum juga membuahkan hasil. Sehingga, karena malam hari kondisi sungai gelap maka untuk sementara upaya pencarian dihentikan.

“Selain visibility (pengelihatan) terbatas, kondisi air di sungai juga sangat deras. Maka yang hanya bisa dilakukan adalah memantau kondisi sungai dan beberapa tanggul dari pinggir sehingga tidak membahayakan petugas dan anggota kami,” terangnya.

Namun demikian, Nyoto menyatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Pedurungan dan beberapa lurah di sekitar alur sungai barang siapa yang menemukan langsung bisa melaporkan ke Polsek Pedurungan atau Kelurahan maupun Kecamatan.

“Untuk upaya pencarian selanjutnya akan dilakukan besok pagi jika tidak ditemukan sampai dini hari nanti,” pungkasnya. [rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge