0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pemkab Minta Emosi Tukang Ojek Diredam

Karanganyar – Kesenjangan penyedia jasa angkutan pribadi jenis konvensional dan online potensial memicu bentrok di jalan raya. Pemkab Karanganyar meminta semua pihak meredam emosi.

“Jaga kondusivitas. Kita bukan orang tidak beradab. Semua masalah bisa didiskusikan dengan mencari jalan paling baik,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman Karanganyar, Sundoro, Senin (3/4).

Menurutnya, perseteruan antarpengemudi angkutan umum di sejumlah daerah dapat menjadi pelajaran berharga. Selain bukan cara tepat menyelesaikan persoalan, kerugian dua belah pihak bisa lebih fatal.

Secepatnya ia akan menelusuri perusahaan pemberi kerja ojek online yang berop[erasi di Karanganyar. Setahu dirinya, Pemkab belum pernah mengizinkan ojek online beroperasi di Bumi Intanpari. Namun demikian, ojek online tidak dilarang jika sebatas menurunkan penumpang.

Kepada paguyuban ojek tradisional, Sundoro mengatakan operasionalnya di Karanganyar juga belum memiliki payung hukum.

“Posisi keduanya sama-sama tidak dilindungi undang-undang. Jadi bisa lebih rumit kalau sama-sama ngotot,” katanya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge