0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Maret 2017, Solo Alami deflasi Terbesar se-Jateng

Solo – Turunnya harga berbagai komoditas di Kota Solo selama periode Maret 2017 berhasil menekan indeks harga konsumen (IHK). Karena kondisi tersebut, kota Solo mengalami deflasi sebesar 0,15 persen.

“Dari pantauan harga yang kita lakukan selama Maret, terjadi penurunan IHK dari 124,43 persen pada Februari menjadi 124,24 persen pada Maret. Sehingga karena kondisi tersebut dapat menekan inflasi dari 0,48 persen menjadi 0,15 persen,” ujar Kepala BPS kota Solo, R Bagus Rahmat Susanto kepada wartawan, Senin (3/4).

Deflasi tersebut menurutnya disebabkan oleh menurunnya kelompok pengeluaran yang berasal dari bahan makanan yaitu sekitar 1,83 persen. Dengan rincian, cabai rawit merah turun 29,79 persen. Cabai merah besar turun 12,00 persen. Gula pasir turun 2,34 persen. Minyak goreng turun 2,33 persen dan lainnya.

Sementara untuk kelompok pengeluaran yang mendorong laju inflasi diantaranya adalah kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau naik 0,16 persen. Kelompok perumahan,air, listrik, gas dan bahan bakar naik 0,44 persen.

Kelompok sandang naik 0,58 persen. Kelompok kesehatan naik 0,27 persen. Kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga naik 0,10 persen dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan naik 0,17 persen.

“Dari enam kota di Jawa Tengah yang kita hitung IHK-nya, semua kota mengalami deflasi. Dan deflasi terbesar terjadi pada Kota Solo, yaitu 0,15 persen. Sedangkan terendah terjadi pada kota Purwokerto yaitu 0,01 persen,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge