0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penggendam Ini Blak-Blakan Soal Trik Menipunya

Barang bukti kasus gendam (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Kemampuan tersangka gendam, Jatmiko (57) asal Ungaran, Semarang didapat dari kelompok Makassar yang terkenal dengan modus penipuan gendam. Dari pengakuannya, dia sudah setahun bergabung dengan kelompok tersebut.

“Saya dapat kemampuan menipu dari kelompok Makassar. Sudah setahun bergabung dengan kelompok tersebut,” terang Jatmiko, Kamis (9/3).

Dalam kelompok itu, kata Jatmiko, mereka mengajarkan tentang trik penipuan terhadap target yang telah ditetapkan. Disamping itu juga, dia mendapat kemampuan tentang meyakinkan korban dan membuat korbannya tidak merasa curiga dengan aksi kejahatan yang dilakukan.

“Saat melakukan penipuan, minimal dilakukan oleh dua orang. Seorang bertugas sebagai orang yang menawarkan barang, dan seorang lagi sebagai pemompa untuk meyakinkan korban bahwa barang itu benar-benar bermerk dan memiliki harga mahal,” terangnya.

Pria yang sebelumnya bekerja sebagai makelar di Kawasan Semarang ini juga mengaku, dalam menjalankan aksinya juga harus tampil meyakinkan. Sehingga, korban meyakini bahwa dirinya memang benar-benar kaya serta memiliki banyak uang.

“Makanya itu, sebagai pemompa saya menggunakan uang Dollar Amerika untuk meyakinkan korban disamping penampilan yang perlente,” jelasnya.

Seperti diketahui, Jatmiko ditangkap seorang driver ojek online (Gojek) di Jalan dr Moewardi, tepatnya Kawasan Kota Barat. Sempat terjadi aksi pengejaran yang dilakukan driver Go-Jek bernama Jonet Saptono (34) mengendarai Honda Revo. Sedangkan, Jatmiko mengendarai Toyota Camry B 1864 AA. Tak hanya itu, Jonet juga sempat di serempet hingga terjatuh dari motor tunggangannya. Tak putus asa, Jonet terus mengejar hingga akhirnya mobil yang dikendarai pelaku gendam tersebut terjebak kemacetan dan berhasil ditangkap.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge