0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ini Penyebab PGOT Meninggal di Barak Dinsos

Ilustrasi mayat (dok.merdeka.com)

Wonogiri — ┬áSeorang PGOT (Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar) meninggal dunia saat ditampung di Dinas Sosial (Dinsos) Wonogiri, Minggu (12/2) malam. Diduga kuat korban meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan lalu lintas beberapa pekan lalu.

“Korban PGOT ini mengaku bernama Bejo alias Kino (75) warga Solo, dia meninggal dunia kemarin malam sekitar pukul 19.00 WIB di barak Dinsos,” papar Kepala Dinsos Wonogiri Suwartono melalui Kabid Rahabilitasi Sosial Noer Nugrohowati, Senin (13/2).

Menurut dia, sebelumnya pria malang tersebut sempat menjalani perawatan di rumah sakit lantaran mengalami kecelakaan lalu lintas di Baturetno awal Februari lalu. Dia mengalami patah kaki kanan dan luka pada bagain kepalanya. Paska peristiwa kecelakaan,dia sempat menjalani perawatan di Puskesmas setempat lalu dirujuk ke rumah sakit di Wonogiri.

Menurut dia, di rumah sakit, korban menjalani perawatan hampir sepekan selanjutnya oleh pihak rumah sakit dikirimlah PGOT. Dan sejak 8 Februari lalu ia dirawat di barak Dinsos Wonogiri.

Disebutkan, selama perawatan di rumah sakit, korban dibiayai oleh pemerintah dengan program BPJS. Menurutnya, kondisi korban saat diterima di barak Dinsos masih dalam kondisi sangat lemah, untuk bangun pun korban kesulitan. Sehingga Dinsos melakukan perawatan bahkan memberikan fasilitas kursi roda dan perawatan layak.

“Dia sudah dimakamkan kemarin dan dilakukan oleh pihak rumah sakit, namun dengan biaya dari Dinsos,” ujarnya.

Sementara itu, terkait asal usul ataupun pihak keluarga, Dinsos mengaku belum mengetahui. Dirinya pun sudah berkoordinasi dengan lintas instansi. Bahkan pihaknya sudah mencari keluarganya semenjak korban masih menjalani perawatan.

“Belum ada, tapi kita tetap berusaha mencari informasi terkait keluarga korban,” tandas dia.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge