0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Tepat Waktu, Pelaksana Proyek Bisa Kena Denda

Bupati Karanganyar Juliyatmono (dok.timlo.net)

Karanganyar —  Sejumlah proyek fisik tengah dalam sorotan Pemkab Karanganyar. Pasalnya progress pembangunannya belum sesuai yang diharapkan. Untuk itu, rekanan diminta untuk menyelesaikan proyek sesuai dengan kontrak kerja.

”Kami minta kepada rekanan agar memperhatikan waktu yang tersisa. Karena kalau tidak selesai akan didenda,” jelas Bupati Karanganyar Juliyatmono, Rabu, (21/12)

Juliyatmono menjelaskan, hal teknis yang menjadi kendala pengerjaan proyek adalah persoalan cuaca. Seperti halnya pembangunan jembatan Songgorunggi dan jembatan Plempungan di Colomadu. Namun demikian, dia meminta rekanan tetap menyelesaikan proyek tepat waktu.

Dijelaskan, saat ini sudah ada rekanan yang membayar denda karena merasa tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya.

”Pekerjaan yang melebihi waktu kontrak, ada denda. Meski demikian, saya berharap bisa selesai akhir tahun 2016 ini, kecuali hal non teknis dan ini bisa dipertimbangkan,” imbuhnya.

Dia meminta dokumen keterlambatan yang disebabkan karena faktor cuaca harus dicantumkan dalam laporan akhir. Dokumen tersebut menunjukkan bukti keterlambatan bukan faktor kesengajaan atau kelalaian.

Sementara itu. Wakil Ketua DPRD Karanganyar Adhe Eliana menilai sejumlah proyek masih belum sesuai harapan, seperti halnya Pasar Matesih.

”Pembangunan Pasar Matesih baru 90 persen. Saya pikir masih ada waktu hingga 28 Desember mendatang. Jadi harus selesai bagaimanapun caranya,” terangnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge