0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ratusan Klanis Bernostalgia dalam Atmosfer Romantis Era 90-an

Konser KLa Project yang bertajuk Persembahan Tuk Semesta, di Grand Ballroom Alila Hotel Solo, Rabu (30/11) malam (timlo.net/indira jayendra iswari)

Solo — Setelah D’Masiv puas mengajak penonton mendayu-dayu, ratusan Klanis (sebutan penggemar Kla Project) tak sabar menantikan kehadiran Katon, Lilo, dan Adi. Mereka  mulai riuh memanggil nama band kesayangannya agar membawa atmosfer romantis era 90-an.

Sang MC, Adia Prabowo mengajak Klanis menyanyikan sepenggal lagu Tak Bisa ke Lain Hati pada konser yang bertajuk Persembahan Tuk Semesta, di Grand Ballroom Alila Hotel Solo, Rabu (30/11) malam. Tak lama kemudian Katon Bagaskara (vokal), Ramulo Radjadin atau Lilo (gitar, vokal), Adi Adrian (keyboard, piano, synthesizer) naik ke atas panggung.

“Selamat malam Solo, sudah lama tak bertemu,” sapa Katon diiringi alunan keyboard dan drum memasuki lagu pertama, Terkenang.

Lelah menempuh perjalanan kenangan semasa muda di lagu pertama, Katon ajak Klanis Menjemput Impian. Memancing semangat penggemarnya, Kla Project yang formasinya dilengkapi peniup terompet, saxophone dan dua backing vocal wanita. Menggebrak panggung dengan lagu Hey dan G.

“Kami bukan band dari Solo, tapi kami mencintai Solo dan kota kami Jogja. Ini persembahan kami untuk solo,” ungkapnya sebelum memasuki lagu keempat. Membawakan aransemen ulang lagu keroncong karya Gesang, Bengawan Solo. Iringan piano dan improvisasi Adi pun mengundang decak kagum penonton.

“Kita party dengan Kla Project malam ini,” sapa Lilo ditengah-tengah penampilan. Menggiring instrumen lain, Lilo memainkan gitar berwarna coklat mudanya sekaligus menyanyikan Laguku.

kla2

Konser KLa Project yang bertajuk Persembahan Tuk Semesta, di Grand Ballroom Alila Hotel Solo, Rabu (30/11) malam (timlo.net/indira jayendra iswari)

Semakin dibuat takjub, sang pianis, Adi tampil dengan solo instrumental pianonya. Hanya ditemani cahaya temaram lampu panggung. Tak lupa, Adi juga menyumbangkan suara emasnya di lagu Semoga.

I love you too,” ucapnya membalas teriakan penonton.

Di klimaks lagu, Katon dan Lilo kembali memasuki panggung menyanyikan reff bersama-sama. Kembali mengundang tepuk tangan Klanis, kali ini additional player memainkan solo instrumental terompet mengawali Terpuruk Ku Disini. Terpancing, penonton kini rela meninggalkan kursinya menyambut Katon bernyanyi. Merapat ke bibir panggung setinggi sekitar setengah meter itu.

Dilanjutkan Lagu Baru, Tak Bisa Ke Lain Hati, yang tak kalah memecah suasana malam. Memasuki puncak acara, pukul 22.30 genderang drum ditabuh pelan mengiringi Jogjakarta dan Tentang Kita.

“Kami akan tambah satu lagu lagi. Medley aja ya. Terimakasih, saya terharu sekali. Kalian punya kami malam ini,” kata Katon membawakan medley tiga karya Kla Project, berjudul Anak Dara, Gerimis, dan Belahan Jiwa.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge