0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Fashion Show, Peserta Diwajibkan Pakai Batik Produk Lokal

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sragen, Ny E Tyas Damai (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Puluhan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sragen mengikuti Lomba Fashion Show Busana Batik Kerja. Salah satu syarat untuk ikut lomba ini peserta harus memakai busana batik asli produk Sragen.

“Juri sudah mengetahui model batik di Sragen. Jadi kalau ada peserta yang ketahuan pakai batik bukan produk Sragen tentunya nilainya akan beda,” kata Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sragen, Ny E Tyas Damai, Rabu (30/11).

Di sela-sela acara fashion show di Gedung Kartini Sragen, Damai menyampaikan, Fashion Show ini dalam rangka menyambut ulang tahun Dharma Wanita yang ke 17.

Alasan untuk memakai batik Sragen cukup logis, lantaran di Bumi Sukowati ini banyak sekali para pengrajin batik. Sedangkan dipilih batik untuk busana kerja, lebih karena anggota Dharma Wanita merupakan pegawai negeri wanita dan para istri pejabat di Pemkab Sragen.

Dia menjelaskan, lomba diikuti oleh 57 unsur DWP di seluruh Kabupaten Sragen. Jumlah peserta berasal dari 62 unsur pelaksana (upel) yang masing-masing mengirimkan satu orang peserta. Namun sampai dengan acara dimulai, yang melakukan registrasi hanya 57 peserta

Damai menambahkan, DWP Kabupaten Sragen tahun ini menyelenggaran beberapa kegiatan. Selain fashion show hari, juga dilakukan kegiatan donor darah serta anjang sana kepada anggota DWP yang telah purna. Dengan kegiatan ini diharapkan anggota DWP Sragen akan lebih mencintai batik produksi Bumi Sukowati.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge