0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Keluarnya Asmindo dari HIMKI Mendapat Tanggapan Beragam

Ketua DPD HIMKI Soloraya, Adi Dharma S (kiri) (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Penarikan Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) dari Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), mendapat tanggapan beragam.

“Mendengar informasi adanya penarikan itu tentu kita sangat terkejut. Karena bagaimanapun juga semangat dari penggabungan dua asosiasi menjadi HIMKI ini kan baik, yaitu untuk memperkuat daya saing melalui kebersamaan dan sharing informasi antar pelaku industi,” ujar eks Ketua Asmindo Komda Soloraya, Yanti Rukmana saat dihubungi Timlo.net, Kamis ( 27/10).

Sehingga menurutnya, persoalan ini mestinya bisa disikapi dengan arif dan bijaksana tanpa harus mengedepankan emosi. Karena bagaimanapun juga, masing-masing pihak memiliki dasar argumentasi masing-masing.   

“Kalau orientasinya untuk membangun, ya mestinya bisa duduk bersama dan mencari solusi yang baik. Tapi kalau motifnya justru kepentingan politis, emosi dan justru saling mencari kekurangan satu sama lain ya kita tidak akan bisa maju. Dan akan selalu terjebak dengan polemik di internal organisasi,” jelasnya.

Sementara itu Ketua DPD HIMKI Soloraya, Adi Dharma S secara terpisah menyampaikan, polemik yang ada di tubuh HIMKI saat ini lebih kepada persoalan di tingkat pusat. Karena untuk DPD HIMKI Soloraya, sejauh ini tidak ada persoalan. Terkait dengan penarikan Asmindo kemarin, ia mengaku itu adalah hak dari setiap orang.

“Kalau di Soloraya sejauh ini tidak ada persoalan. Karena memang dalam menjalankan organisasi, kita selalu berupaya untuk dapat mengkomodir dan mengayomi semua anggota,” terangnya.

Editor : Eddie Mutaqin

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge