0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aa Gatot Tersangka, Rumah Reza Artamevia Akan Digeledah?

Reza Artamevia (merdeka.com)

Timlo.net — Kasus tertangkapnya AA Gatot Brajamusti karena kepemilikan narkoba terus bergulir. Polisi menaikkan status dirinya bersama sang istri menjadi tersangka.

Kombes Pol Tubagus Hidayat (Kapolres Jakarta Selatan) dan Kombes Pol Awi Setiono (Kabid Humad Polda Metro Jaya) saat dijumpai di Polres Jakarta Selatan, Rabu (31/8) mengatakan, pemeriksaan barang bukti narkoba sempat tergesa-gesa pada saat penggerebekan, namun ketika diperiksa lebih lanjut, semuanya positif.

“Kemarin pemeriksaan sempat tergesa-gesa, pemeriksaan belum sempurna, semua positif, dan akan dilimpahkan ke NTB,” ungkapnya.

Lantas, apakah rumah Reza Artamevia nantinya juga akan ikut digeledah? Untuk pertanyaan yang satu ini, Awi masih belum bisa memastikan.

“Belum sampai kesana, nanti lihat apakah ada perkembangan kesana, (dari) penyidik polda NTB,” tambahnya.

Tubagus menambahkan jika penggeledahan di rumah Gatot adalah permohonan dari Polres NTB. Nantinya kasus ini akan terus dikembangkan, bukan tak mungkin jika kasus ini akan merembet dan akan menemukan fakta-fakta baru.

“Laporan info memang belum kita dapatkan, penggeledahan di kediaman memang pemohonan dari polisi NTB, dan hasilnya dicek ke lab positif untuk melengkapi berkas perkara di NTB,” ujarnya.

Sementara itu, Aa Gatot dan istrinya Dewi Aminah akan dipindahkan dari ruang tahanan Polres Mataram ke ruang tahanan Ditresnarkoba Polda NTB.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti menyebut, penanganan kasus yang menjerat Gatot Brajamusti dan istrinya, Dewi Aminah kini diambilalih Polda NTB.

“Kini dalam penanganan Ditresnarkoba Polda NTB. Karena (kasus) ini menjadi atensi publik,” ujarnya. Pengambilalihan itu ditandai dengan pemeriksaan lanjutan terhadap empat rekan Gatot tersebut.

Sehingga untuk memudahkan, Gatot dan istrinya di sel Ditresnarkoba. Apalagi, dalam kasus tersebut kepolisian telah menetapkan Aa Gatot dan Dewi Aminah sebagai tersangka.

Keduanya dijerat dengan pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukumannya, pidana penjara minimal 4 tahun maksimal 12 tahun,” tegasnya.

Sementara untuk empat pelaku lainnya, yakni Reza Artamevia, Richard Nyoto Kusumo, Yuti Yustini, dan Devina Novianti masih menunggu hasil cek darah di Puslabfor Mabes Polri.

(kpl/pur/frs)/[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge