0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga Rokok Rp 50 Ribu Hanya Pengalihan Isu?

ilustrasi rokok (merdeka.com)

Timlo.net – Wacana kenaikan harga rokok hingga Rp 50.000 per bungkus dituding hanya sebagai pengalihan isu. Anggota DPR Komisi XI, Elviana mengingatkan agar pemerintah tidak menggunakan isu ini untuk menutupi kegagalan dari program pengampunan pajak (tax amnesty). Sebab, hingga 2 bulan berjalan, program tersebut belum ada kemajuan.

“Setiap hari saya mendengar berita (tax amnesty) ini gagal ini gagal. Jangan sampai ketika pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga rokok, itu akan dianggap sebagai upaya menutup kegagalan tax amnesty,” kata Elviana, Rabu (31/8).

Dia mengimbau agar pemerintah bisa melakukan upaya-upaya lain untuk mendorong pencapaian target dalam program pengampunan pajak (tax amnesty).

“Sebagai anggota panja kita tentu saja merasa terlibat walau ini tugas pemerintah. Pemerintah harus memikirkan upaya untuk mengejar target,” imbuhnya.

Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan pemerintah masih belum efektif untuk menarik minat wajib pajak untuk mengikuti program ini, terutama wajib pajak besar. Namun, jika pemerintah berhasil mengajak wajib pajak besar untuk ikut tax amnesty, Elviana yakin akan ada wajib pajak lain yang tertarik untuk ikut.

“Awal-awal pak presiden turun gunung (sosialisasi soal tax amnesty) lalu bagaimana caranya mengejar itu. Sehingga masyarakat melihat ini serius. Karena 1 atau 2 yang punya dana besar itu ikut, maka yang lain akan ikut,” jelas Elviana.

[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge