0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyelundupan Ribuan Butir Telur Penyu Digagalkan

Telur penyu (merdeka.com)

Timlo.net – Polisi berhasil menggagalkan penyelundupan 4.600 butir telur penyu di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Jumat (26/8) lalu. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Brahmantya Satyamurti Poerwadi mengungkapkan, hal paling penting dalam proses tindak lanjut kasus penyelundupan telur penyu adalah menyelamatkan telur penyu dengan cara melepas ke habitatnya.

“Telur penyu yang diselundupkan harus secepatnya diselamatkan, kembalikan mereka ke habitat agar ada kemungkinan untuk menetas. Untuk proses hukum, sisakan beberapa telur saja sebagai barang bukti,” ujarnya di Jakarta, Rabu (31/8).

Lanjutnya, KKP bersama pegiat lingkungan dari Profauna Borneo berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Berau langsung menuju ke Polsek Tanjung Redeb untuk menindaklanjuti kasus penyelundupan telur penyu. Pihak kejaksaan juga nantinya akan ikut berkoordinasi terkait proses penyidikan.

“Hasil koordinasi dari berbagai pihak tersebut adalah akan diadakannya kegiatan pelestarian telur penyu hasil tangkapan di Berau pada Rabu (31/8) ini,” katanya.

Tim yang terdiri dari Balai Pengelolaan Sumber daya Pesisir dan Laut (BPSPL), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), DKP Kab. Berau, dan Profauna Borneo akan berkumpul di Polsek Tanjung Redeb pada hari ini untuk menerima telur penyu hasil sitaan polisi.

Tim kemudian akan menuju Pulau Bilang-Bilangan untuk menanam kembali telur-telur penyu dan melakukan serangkaian pendataan serta dokumentasi. Pulau Bilang-Bilangan adalah pulau yang diiaga 24 jam oleh pegiat lingkungan dari Profauna Borneo sehingga memperkecil kemungkinan telur akan kembali dicuri.

“Untuk hasil penanaman telur. hasilnya dapat dilihat 2 buian seteiah penanaman telur,” jelas Brahmantya.

[sau]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge