0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

APBN Dipangkas, Menkeu: Saya Tidak Memotong Gaji

Sri Mulyani (merdeka.com)

Timlo.net – Pemangkasan anggaran dari pemerintah pada APBN-Perubahan 2016 dilakukan untuk program-program yang tidak mendesak. Selama ini kementerian dan lembaga (K/L) dinilai terlalu boros dalam menggunakan anggaran negara.

Diketahui, anggaran yang dipangkas sebesar Rp 133 triliun, terdiri dari Rp 65 triliun untuk seluruh kementerian dan lembaga (K/L) dan Rp 68 triliun untuk penghematan transfer daerah.

“Kami melakukan penghematan karena boros, iya. Karena banyak anggaran dinas perjalanan. Dan berat hati saya mengatakan kita harus menghemat biaya pembangunan gedung,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani, Selasa (30/8) malam.

Dia menambahkan, pihaknya tidak memotong anggaran dari kegiatan yang sudah dikontrakkan, salah satunya mengenai gaji guru. Mantan Direktur Pelaksana World Bank ini menegaskan, pemangkasan tersebut tidak menyasar pada pemberian gaji guru.

“Saya tidak memotong gaji, termasuk guru. Ada yang bilang ada pemotongan anggaran maka saya tidak memberikan gaji untuk para guru. Tidak benar kami tidak membayar gaji guru,” imbuhnya.

Sri Mulyani mengaku telah menggunakan data yang dimiliki Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan pemerintah daerah mengenai data guru di seluruh Indonesia. Salah satunya, bagi guru yang belum memiliki sertifikasi maka tidak akan mendapatkan tunjangan sertifikasi.

“Itu database betul. Data guru yang dimiliki Dikbud dan daerah harus terus menerus diperbaiki. Sehingga kami bisa lakukan perencanaan dengan baik. Kami gunakan data yang ada untuk menentukan langkah penghematan,” jelas dia.

[sau]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge