0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

E-Retribusi, Satu Kios Satu Rekening Repotkan Pedagang

(foto: Rosyid)

Solo – Pedagang Pasar Singosaren khawatir penerapan E-Retribusi justru akan merepotkan mereka membayar retribusi. Pasalnya, pedagang diharuskan membuat rekening khusus untuk satu kios. Padahal, kebanyakan pedagang di Pasar Singosaren memiliki lebih dari satu kios.

“Kalau satu kios satu rekening jelas merepotkan. Seharusnya cukup satu nama satu rekening. Lebih praktis,” kata Bendahara Pelaku Bisnis Pasar Singosaren (Pakubaris), Haikal, Senin (29/8).

Ia sendiri memegang empat Surat Hak Penempatan (SHP) di Pasar Singosaren ditambah beberapa kios lain yang ia sewa dari pedagang lain. Dengan sistem E-Retribusi yang mengharuskan satu rekening khusus untuk satu kios, ia terpaksa membuka banyak rekening sekaligus.

Tak hanya itu, Salah satu pedagang parfum di Singosaren, Daud Mohandas merasa repot bila harus menyetor uang setiap bulan ke Bank Jateng yang ditunjuk sebagai rekanan Pemerintah Kota Solo dalam menerapkan E-Retribusi. Ia sudah merasa nyaman dengan sistem penarikan yang berjalan selama ini. Petugas berkeliling ke kios-kios untuk menarik retribusi dari pedagang yang belum membayar.

“Besok jadinya seperti apa saya juga tidak tahu pasti. Ini kan masih uji coba. Kalau menurut saya akan tambah repot. Tapi kita lihat saja nanti,” kata pria pemegang empat SHP itu.

Terpisah, salah satu tim pemasar Bank Jateng, Trias Yuliani menerangkan E-Retribusi terintegrasi dengan sistem Smart City yang dikelola Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika. Di sistem itu, retribusi tidak ditarik berdasarkan nama pemegang SHP melainkan lokasi dan luas kios.

“Memang harus begitu. Satu kios satu rekening,” kata dia.

Terkait metode penyetoran ia menerangkan bahwa pedagang tidak harus ke kantor. Rekening E-Retribusi tersebut bisa berfungsi seperti rekening pada umumnya. Pedagang bisa menggunakannya untuk transaksi seperti biasa termasuk mengirim dan menerima transfer uang.

“Jadi tidak harus ke bank. Bisa ditransfer dari rekening lain atau bisa juga rekening itu digunakan untuk menerima pembayaran,” terangnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge