0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pelaku Teror di Gereja Tak Banyak Bergaul

Sejumlah petugas berjaga di depan Gereja Gereja Santo Yoseph, di Jalan dr Mansyur, Medan, Sumatera Utara (merdeka.com)

Timlo.net — Warga di lingkungan Jalan Setia Budi, Gang Sehati, Medan, mengenal IAH (17), pelaku teror di Gereja St Yosep, Jalan Dr Mansyur, Medan, Minggu (28/8), sebagai pribadi tertutup. Dia tak banyak bergaul dengan tetangga.

“Dia anak bungsu dari 3 bersaudara. Yang paling tua laki-laki yang kedua perempuan. Mereka orang lama di sini. Ayahnya katanya pengacara, ibunya PNS di puskesmas,” kata S Siagian, tetangga sebelah rumah IAH.

Dia memaparkan, IAH baru tamat dari SMA Negeri 4 Medan.

“Dia SMP di SMPN 1, Medan,” jelas Siagian.

Soal keseharian IAH, Siagian mengaku tidak begitu mengenalnya. Dia beralasan remaja itu tertutup dan kurang bergaul. Ditegur pun dia cuek.

“Berbeda dengan orang tua dan dua saudaranya. Yang kita tahu dia sekolah, rajin salat. Dia biasanya pergi salat naik sepeda motor dan pakai jubah,” sambung Siagian.

Kepala Lingkungan 11 Tanjung Sari, Medan Selayang, Yulike membenarkan, keluarga IAH merupakan warga yang telah lama tinggal di lingkungan itu.

“Mereka orang lama. Sudah sekitar 20 tahun tinggal di sini. Tapi tidak bergaul,” jelasnya.

Seperti diberitakan, IAH diamankan di Gereja St Yosep, Jalan Dr Mansyur Medan, Minggu (28/8) pagi. Dia diduga ingin meledakkan bom. Pemuda ini diringkus jemaat saat menyerang pastur dengan pisau.

[ary]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge