0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bawa Uang Hasil Jual Motor, Shodiq Dilaporkan Polisi

Ilustrasi pencurian motor (dok.merdeka.com)

Sragen – M Shodiq (33), warga Dukuh Garut RT 24 Desa Jekani, Kecamatan Mondokan terpaksa dilaporkan polisi oleh tetangganya sendiri. Pasalnya setelah ditunggu selama tujuh bulan, dia tidak juga menyerahkan uang hasil penjualan motor seharga Rp 5 juta.

“Pelaku dilaporkan tetangganya sendiri lantaran diduga telah melakukan penipuan dan atau penggelapan dalam jual beli sepeda motor milik korban,” kata Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Saptiwi mewakili Kapolres AKBP Cahyo Widiarso, Jumat (26/8).

Saptiwi mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari pelapor, Abdul Fatah (20), warga Dukuh Garut RT 07 Desa Jekani, Kecamatan Mondokan, kasus tersebut berawal saat dia membeli sepeda motor milik pelaku seharga Rp 4,5 Juta pada November 2015 lalu. Namun oleh pelapor awalnya baru dibayar Rp 4 Juta dan sisanya diangsur dikemudian hari.

Belum sampai lunas, masih kurang Rp 300 Ribu pembayaran, pelapor minta kepada pelaku untuk menjual lagi sepeda motornya ke orang lain. Permintaan tersebut dituruti, dan pelaku berhasil menjual motor tersebut seharga Rp 5 Juta pada Januari 2016 lalu.

Masalahnya setelah berhasil menjual motor korban, hingga 25 Agustus 2016, pelaku belum juga menyerahkan uang hasil penjualan motor kepada korban. karena merasa ditipu akhirnya korban melapor ke polisi.

“Karena merasa dirugikan sebesar Rp 5 Juta, akhirnya korban melaporkannya ke Polsek Mondokan. Kasus ini masih diselidiki untuk pengusutan lebih lanjut,” jelas Saptiwi.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge