0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kepergok Bawa Minuman Beralkohol, Ini Alasan Calhaj

Petugas Avsec Bandara menemukan minuman beralkohol milik calhaj di asrama haji Sudiang, Makassar (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Seorang calon jemaah haji (Calhaj) di Asrama Haji Sudiang, Makassar kedapatan membawa minuman beralkohol hasil fermentasi tape ketan hitam yang dikemas dalam botol ukuran kurang lebih setengah liter. Calhaj itu beralasan minuman tersebut obat kuat, obat anti lelah agar kuat menjalani ibadah haji di Tanah Suci.

Obat anti lelah ala Calhaj ini ditemukan petugas saat pemeriksaan barang dalam koper milik calhaj, Jumat, (26/8) sekitar pukul 09.00 WITA. Petugas langsung menyita sebagai barang bukti.

Abi Ratno, petugas Avsec Bandara yang bertugas di Asrama Haji Sudiang menyebutkan, calhaj yang membawa minuman beralkohol itu lelakui asal Sulawesi Barat yang tergabung dalam kelompok terbang 14 akan terbang Jumat (26/8) pukul 00.55 WITA.

“Kita langsung sita cairan dalam botol itu saat ditemukan dalam koper Calhaj bersangkutan karena mengandung alkohol. Nanti akan dijadikan barang bukti saat evaluasi selesai semua pemberangkatan,” kata Abi Ratno.

Calhaj tersebut belum sempat ditanya identitas dirinya karena langsung kabur menghindari interogasi. Dia menuju klinik kesehatan memanfaatkan kelengahan petugas yang sibuk memeriksa puluhan koper calhaj lainnya.

“Ada 32 koper yang kita akan periksa tadi. Calhaj itu langsung ke klinik kesehatan, menghindari petugas saat kita semua tadi masih sibuk lakukan pemeriksaan. Kemungkinan dia sudah tahu kalau minuman beralkohol itu dilarang untuk dibawa ke Tanah Suci. Tapi dia nekad bawa sekadar coba-coba siapa tahu bisa diperbolehkan. Karena tadi masih sempat mengatakan kalau sehari-harinya memang dia mengkonsumsi minuman seperti itu untuk obat kuat,” jelas Abi Ratno.

Cairan fermentasi tape ketan hitam dilarang dibawa karena mengandung unsur alkohol. Cairan itu bisa menimbulkan letupan sehingga akan menimbulkan keresahan penumpang dan Calhaj lainnya. Kemungkinan lain adalah, jika ada kerusakan misalnya wadah bocor maka akan merusak barang Calhaj itu sendiri bahkan bisa merembes ke barang jamaah lain dan merembes ke pesawat.

Selain minuman beralkohol, kata Abi Ratno, pihaknya juga telah menyita barang lain milik Calhaj yang dilarang untuk dibawa seperti madu karena termasuk yang dilarang. [noe]

Sumber: merdeka.com



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge