0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Miris, Bumi Sukowati Masuk Zona Merah Narkoba

Ilustrasi Narkoba (merdeka.com)

Sragen – Narkoba dan pornografi telah menjadi momok menakutkan di Bumi Sukowati. Banyak kasus mencuat dari keduanya yang tidak bisa dianggap remeh begitu saja. Sragen sendiri dipandang oleh Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai zona merah narkoba dan pornofrafi.

“Sragen memang termasuk zona merah dari keduanya. Bagaimana tidak kalau sampai petugas sipir dan anggota dewan saja sudah terkena narkoba,” kata Kepala Bagian Pelaksanaan dan Kerjasama Pusat Penyuluhan Sosial, Kemensos,  Joko Irianto, Rabu (24/8).

Usai acara Penyuluhan Sosial Program Prioritas Mengenai Bahaya Dampak Narkoba dan Pornografi di Indonesia, di Hotel Surya Sukowati Sragen, Joko menyampaikan, Kemensos mempunyai MoU dengan Pemkab Sragen untuk kerjasama dalam penanggulangan dan pencegahan bahaya narkoba dan pornografi. Munculnya kasus narkoba dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sragen menjadi acuan dari Kemensos menentukan, kalau Sragen masuk dalam zona merah tersebut.

Tidak hanya narkoba, menurut Joko, pornografi juga menjadi perhatian utama pemerintah pusat. Tidak dipungkiri, banyaknya kasus pornografi dan pelecehan seksual lantaran seiring dengan perkembangan tekhnologi, terutama handphone saat ini.

“Pornografi ini sesungguhnya lebih berbahaya lagi. Karena semua orang bisa mengakses. Termasuk anak kecil yang harusnya belum waktunya, belum cukup umur,” terang Joko Irianto.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge