0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Lirik eks-RS Kadipolo untuk Bangun RSUD

Gedung eks rumah sakit Kadipolo (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Pemerintah Kota Solo melirik gedung eks-Rumah Sakit Kadipolo untuk agar bisa dikelola pemerintah. Rumah sakit peninggalan Pakubuwono X itu telah bertahun-tahun tidak digunakan. Kondisinya pun kini sangat memprihatinkan meski kini telah menyandang predikat benda cagar budaya.

“Kalau boleh kita kelola malah bagus. Daripada tidak mangkrak seperti sekarang ini,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Rabu (24/8).

Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah menghidupkan kembali kembali Rumah Sakit Kadipolo seperti fungsinya semula sebagai fasilitas layanan kesehatan. Dengan adanya rumah sakit di kawasan tersebut, masyarakat bisa lebih mudah mengakses layanan kesehatan.

Meski di setiap kecamatan sudah terdapat Puskesmas, Pemkot Solo baru memiliki satu rumah sakit umum daerah di Kadipiro. Rencananya tahun depan, Pemkot akan membangun lagi di Silir, Semanggi dengan anggaran dari APBN.

“Yang di daerah situ (Solo Utara) kan belum ada. Nanti yang dari Serengan dan sekitarnya bisa lebih dekat kalau mau ke rumah sakit,” kata Rudy.

Kepala Dinas Tata Ruang Kota, Agus Witiarso menambahkan lahan dan bangunan eks-Rumah Sakit Kadipolo itu kini dimiliki perorangan. Ia berharap lahan tersebut bisa dimanfaatkan secara produktif sehingga tidak terbengkalai.

“Tidak hanya di situ. Tapi juga benda-benda cagar budaya yang lain. Bicara cagar budaya kan tidak hanya fisiknya. Tapi juga aspek historis, sosial, dan lain sebagainya,” kata dia.

DTRK, kata Agus, akan melacak para pemilik benda cagar budaya agar memeperhatikan kondisi asetnya yang memiliki nilai sejarah. Bila perlu bangunan-bangunan kuno itu dihidupkan kembali dengan berbagai kegiatan budaya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge