0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Minta Pemilik Bangunan Kuno Rawat Asetnya

Gedung eks rumah sakit Kadipolo (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Pemerintah Kota Solo menghimbau pemilik bangunan kuno agar memperhatikan penampilan fisik bangunan. Keberadaan bangunan tak terawat dirasa mengganggu keindahan kota. Di sisi lain, Pemkot tidak bisa banyak berbuat karena status kepemilikan bangunan itu.

“Di Solo ini banyak bangunan kuno yang tidak terawat. Lha itu kan nggak enak dilihat,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/8).

Sebagian bangunan kuno terletak di pusat kota atau di tempat-tempat strategis seperti di perempatan Ngapeman, Omah Lowo Purwosari, dan perempatan Jurnasan Pucangsawit. Sebagian bahkan berstatus benda cagar budaya seperti eks Rumah Sakit Kadipolo di Panularan, Laweyan dan Benteng Vastenburg.

Kondisi bangunan-bangunan itu kini sangat tak terawat. Tembok-temboknya roboh di banyak bagian, plafon dan atap berlubang di sana-sini. Semak belukar tumbuh bebas di halaman karena lama tak dijamah manusia.

“Paling tidak ada perhatian lah dari pemilik. Jangan dibiarkan mangkrak begitu apalagi untuk mengumpulkan rongsokan seperti di Jurnasan,” kata dia.

Disamping menganggu keindahan kota, bangunan yang tak terawat juga berdampak pada lingkungan. Semak-semak yang tumbuh liar berpotensi menjadi sarang nyamuk dan menjadi tempat berkembang biak lalat. Terlebih lagi bila bangunan tersebut digunakan untuk mengumpulkan rongsokan seperti di Perempatan Jurnasan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge