0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cari Penerus Susi Susanti, Indonesia Butuh Kerja Keras

Legenda bulutangkis tunggal putri Indonesia, Susi Susanti (timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Meski berhasil menyabet medali emas di kejuaraan bergengsi Olimpiade, bulutangkis Indonesia masih harus bekerja keras. Ya, kerja keras itu adalah mencari penerus dari Susi Susanti yang mampu meraih medali emas di nomor tunggal putri. Semenjak Susi Susanti menggondol medali emas di Barcelona tahun 1992 silam, belum ada prestasi gemilang yang setara bagi para penerusnya.

“Untuk mencari tunggal putri handal memang butuh kerja keras. Setelah saya memang sebenarnya ada seperti Mia Audina. Tapi Mia harus diboyong suaminya ke Belanda. Maria Kristin juga pensiun lebih awal. Untuk itu harus bekerja keras lagi memang,” ungkap Susi Susanti, Selasa (23/8).

Menurut Susi, program PBSI dan Pemerintah saat ini sangat positif dalam mempersiapkan atlet bulutangkis  Indonesia masa depan, terutama putri. Diakuinya olahraga bulutangkis  telah mengalami perubahan peta kekuatan di seluruh dunia. Selain Indonesia, negara kekuatan bulutangkis  Tiongkok juga mengalami perubahan. Spanyol yang tidak ada sejarah bulutangkis, telah melahirkan pebulutangkis nomor satu dunia, Carolina Marin.

“Semua di luar prediksi. Kekuatan bulutangkis saat ini sangat merata. Berarti, kita butuh kerja keras. Tiongkok saja sekarang menurun drastis kekuatannya. Target berikutnya tentu bisa berjaya di Olimpiade 2020. Dengan waktu empat tahun ini, justru atlet pelapis sudah terlihat. Cukup waktu empat tahun, namun dengan syarat serius di tiap kejuaraannya,” imbuh wanita asal Tasikmalaya ini.

“Semua step by step, dapat medali dulu sudah sebuah pencapaian bagus. Campur tangan pemerintah saat ini luar biasa, karena perhatian pemerintah saat ini sungguh positif. Ada antusiasme tinggi dari masyarakat. Idealnya tiap daerah wajib menggelar turnamen 6 kali setahun,” tambah suami Susi Susanti, Alan Budikusuma.

 

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge