0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dugaan Perusakan Jalur Pendakian, Polisi Koordinasi Dengan Perhutani

Gunung Lawu (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar – Rusaknya jalur pendakian gunung Lawu lewat Candi Cetho membuat Masyarakat mitra Perhutani (MMP) dan sukarelawan Cetho (Reco) melaporkannya kepada pihak kepolisian. Pasalnya rusaknya jalur tersebut diduga disengaja untuk diambil batunya.

“Kami memang menerima laporan dari warga terkait hal itu. Namun, yang dilaporkan adalah pengambilan batu di hutan di Gunung Lawu,” kata Kapolsek Jenawi, AKP Iwan Kusnendar, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, Selasa (23/8).

AKP Iwan Kusnendar menyampaikan sejumlah anggota sudah mengecek. Kondisi batu masih ada di lokasi dan belum dibawa turun.

Ada penebangan pohon tetapi itu sudah lama. Kebetulan lokasi ambil batu dan penebangan pohon itu satu lokasi.

“Kami koordinasi dengan Perhutani. Bagaimana sikap Perhutani nanti,” ujar AKP Iwan.

Sebalumnya, Masyarakat mitra Perhutani (MMP) dan sukarelawan Ceto (Reco) melaporkan dugaan tindakan penebangan pohon secara ilegal ke kepolisian. Lokasi penebangan pohon secara ilegal berada di jalur pendakian dan evakuasi di hutan Gunung Lawu tepatnya di Desa Anggrasmanis, Jenawi.

“Kami juga mencurigai pelaku mencoba mengambil batu yang ada di hutan,” kata Sunardi, anggota Mitra Masyarakat Perhutani.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge