0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tewas Ditembak OPM, Jenazah Simon Diterbangkan ke Makassar

Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Seorang operator PT As Jaya, Simon (36), meregang nyawa akibat ditembak kelompok oleh kelompok Tentara Pembebasan Nasional/Organisasi Papua Merdeka (OPM), Senin (22/8). Padahal saat itu dia hendak memperbaiki peralatan rusak.

Peristiwa itu terjadi di Kampung Kome, Distrik Malagaineri, berbatasan dengan Kuyawage. Mendiang Simon saat itu datang bersama empat rekannya, yakni Tandidatu (25), Sumanraya (32), Muhammad Mukhtar (27), dan Suryanto.

Tiba-tiba, datang kelompok bersenjata berjumlah empat orang. Mereka lebih dulu mendatangi rekan-rekan Simon. Mereka lantas menembak korban dicurigai sebagai aparat keamanan. Sedangkan empat rekan korban tidak mengalami cedera.

“Setelah saya konfirmasi kepada masyarakat, pelakunya sudah dipastikan adalah Purom Wenda atau kelompok Purom bersama Enden Wenda. Mereka melakukan itu bersama dengan dua orang rekan yang turun di sana, ada banyak saksi mata,” katanya,” kata Bupati Lanny Jaya, Befa Yigibalom, saat berada di Kota Jayapura, Papua, Selasa (23/8).

Jasad Simon dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Tiom, Kabupaten Lanny Jaya. Kemudian dibawa ke Wamena. Tubuhnya sempat disemayamkan di rumah duka sanak keluarga di Jalan Trikora, Wamena.

Sekretaris Daerah Lanny Jaya, Papua, Christian Sohilait, mengatakan jenazah Simon segera diterbangkan dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya, transit di Sentani, Kabupaten Jayapura dengan menggunakan pesawat Trigana Air, lantas menuju Makassar kemudian ke Toraja, Sulawesi Selatan.

“Jenazah akan langsung di kirim ke Makassar, Sulawesi Selatan, pagi ini. Nah, jadi sebelum ke Makassar. Pagi ini, jenazah dari Wamena dikirim ke Sentani, Kabupaten Jayapura, lalu diterbangkan ke Makassar,” kata Sekda Christian Sohilait, seperti dilansir dari Antara. [ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge