0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jadi Dalang, Kepala BASARNAS Mainkan Lakon Pandawa Kumpul

Asisten Tata Pemerintahan Setda Klaten, Bambang Sigit Sinugraha (kanan) menyerahkan tokoh wayang kulit Brotoseno kepada Kepala BASARNAS Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo sebelum pentas (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten – Kepala BASARNAS Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo unjuk kebolehan memainkan seperangkat wayang kulit, Senin (22/8) malam. Di atas panggung pelataran Gedung Sunan Pandanaran Komplek RSPD Klaten, ia bakal memainkan lakon berjudul Pandawa Kumpul semalam suntuk.

“Saya ini bukan dalang. Ketika disebut Ki Dalang tentu saja saya kaget. Hanya saja saya cinta dengan budaya yang kebetulan asal saya dari Jawa yakni wayang kulit,” ujar Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo.

Malam itu memang ada yang berbeda dengan penampilan pria kelahiran Yogyakarta, 11 Februari 1959 ini. Tak ada lagi soaok angker berseragam oranye dengan pangkat bintang tiga di pundak. Yang ada, ia berbusana beskap merah berpadu blangkon dan sarung berwarna hitam.

“BASARNAS tidak pernah lepas dari bantuan potensi SAR yang ada di masyarakat. Acara ini tentu saja bertujuan untuk membangun silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus mendekatkan SAR. Bahkan saya instruksikan kepada seluruh Posko SAR di Indonesia agar tahu seni budaya di daerahnya masing-masing,” ucap dia sebelum mendalang.

Pihaknya saat ini tengah memperbaiki kecepatan respon pelayanan. Sebagai respon cepat, BASARNAS sudah memiliki call center ketika ada potensi kecelakaan yang membutuhkan bantuan SAR.

“Call centernya 115. Ora bayar. Enggak ada ceritanya jika respon SAR terlambat karena minta bayaran. Dan saya akan naik panggung (mendalang) sampai kaki saya sakit, pegal, sila tumpang,” imbuhnya.

Editor : Ari Kristyono

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge