0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Burung Sitaan Badan Karantina Pertanian Diserahkan ke TSTJ

167 Burung sitaan dari Badan Karantina Pertanian Adi Sumarmo diserahkan ke TSTJ. Sebanyak 28 ekor sampai ke TSTJ dalam keadaan mati (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Sebanyak 167 ekor burung yang ditahan Badan Karantina Pertanian Adi Sumarmo diserahkan ke Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Senin (22/7). Burung-burung tersebut ditahan karena tidak sesuai dengan dokumen yang menyertainya.

“Kita serahkan ke balai konservasi yang sesuai standar dari Kementerian Lingkungan Hidup. Kalau di sini ya di TSTJ,” kata Penanggung Jawab BKP Adi Sumarmo, Muhammad Farid setelah serah terima satwa dari BKP Adi Sumarmo ke TSTJ.

Burung-burung tersebut merupakan kiriman dari Joko Perdana dari Medan dengan tujuan Harno dengan alamat Solo. Dalam dokumen yang menyertai paket tersebut disebutkan jumlah burung hanya 87 ekor terdiri dari tiga jenis yaitu Cucak Daun, Kacer dan Love Bird. Namun setelah diperiksa, ternyata dalam paket terdapat 10 jenis burung dengan jumlah 332 ekor. Dari jumlah itu hanya 167 yang masih hidup. Sisanya mati dalam pengiriman.

Sampai di TSTJ, jumlah itu masih berkurang sebanyak 28. Sebagian burung tampak mengalami luka karena bertarung dengan sesamanya. Menurut Medic Veteriner BKP Adi Sumarmo, Drh Nur Isti Khomah, banyak burung yang mati karena terlalu lama di dalam kotak kayu. Menurut dokumen pengiriman, burung-burung tersebut dikirim dari Medan hari Jumat dan sampai Bandara Adi Sumarmo Sabtu.

“Proses packing lebih dari 24 jam. Jadi banyak yang mati di dalam,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge