0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sejumlah Ormas Gelar Aksi Tolak Pembangunan RS Siloam

Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan lahan bakal Rumah Sakit Siloam. Mereka menolak pembangunan RS bertaraf internasional itu dengan berbagai alasan (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Pembangunan Rumah Sakit Siloam di Jalan Honggowongso, Kratonan, kembali menuai protes dari sebagian kalangan. Puluhan orang dari beberapa ormas menggelar aksi demonstrasi di depan lahan bakal RS berstandar internasional itu, Jumat (19/8) siang.

“Warga Kratonan tidak perlu takut menolak. Kami siap mendukung dan membantu,” kata orator dari Laskar Umat Islam Surakarta (Luis), Yusron.

Penolakan mereka didasarkan pada sejumlah alasan. Beberapa di antaranya yaitu kekhawatiran akan faktor lingkungan dan dampak lalu lintas yang bakal timbul dari Rumah Sakit tersebut. Mereka yakin gedung sebesar itu pasti menggunakan sumur dalam untuk mencukupi kebutuhan air sehingga ditakutkan cadangan air tanah untuk warga sekitar akan terkuras. Selain itu, mereka menilai daerah tersebut merupakan kawasan padat. Keberadaan rumah sakit dikhawatirkan akan menambah kemacetan di daerah itu.

Ketua RT 05 RW 04, Ali Affandi menambahkan warga merasa kecolongan dengan adanya acara peletakan batu pertama Kamis (18/8) kemarin. Menurutnya warga tidak pernah diajak bicara terkait rencana pembangunan rumah sakit kecuali sebagian warga yang tidak menolak.

“Kita yang menolak tidak dianggap,” kata dia.

Ia mengklaim ada ratusan warga Kratonan yang sebenarnya menolak keberadaan rumah sakit itu. Hanya saja mayoritas tidak berani menunjukkan sikap secara terang-terangan.

Usai menggelar aksi, para demonstran kemudian menyegel pagar lahan RS dengan spanduk penolakan. Salah satu peserta aksi tampak mencorat-coret tembok dengan piloks warna hitam dengan tulisan bernada menghasut.

Sebelumnya, Komisaris Rumah Sakit Siloam, Theo L Sambuaga menegaskan, siap berdiskusi dengan masyarakat bila ada permasalahan yang perlu dibicarakan. Penolakan warga bukan kali ini saja dialami RS Siloam.

“Tapi semua bisa kita selesaikan. Kita terbuka kok. Ada masalah apa bisa dibicarakan,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge