0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Transaksi Mencurigakan Rp 2,6 T Bukan Uang Freddy Budiman

Freddy Budiman (merdeka.com)

Timlo.net – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) belum menemukan keterlibatan mendiang Freddy Budiman dalam temuan transaksi mencurigakan mencapai Rp 3,6 triliun yang diduga kuat berkaitan dengan bisnis narkoba. PPATK sendiri masih mendalami temuan transaksi mencurigakan tersebut.

“Di dalamnya belum ditemukan keterlibatan FB. Tapi kami masih menelisik transaksi mencurigakan itu,” kata Direktur Kerja Sama dan Humas PPATK Firman Santiabudi di Gedung BNN, Jakarta, Jumat (19/8).

Senada dengan PPATK, Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari menyebut transaksi sebesar Rp 3,6 triliun itu dilakukan oleh sindikat Poni Chandra. Saat ini, Poni Chandra sudah menjalani hukuman penjara seumur hidup di LP Cipinang.

“Yang bersangkutan sudah berada di LP Cipinang. Dia divonis seumur hidup. Rp 2,8 triliun temuan PPATK, berkaitan langsung dengan sindikat Poni Chandra,” ucap Arman.

Sedangkan, sisa temuan PPATK senilai Rp 800 miliar masih terus didalami. Hal itu lantaran selain ditemukan dugaan transaksi narkoba, pihak pun menemukan adanya transaksi judi online.

“Jadi perlu penyelidikan lebih lanjut,” jelas Arman.

Penyataan PPATK itu berbeda dengan Kepala BNN Komjen Budi Waseso. Budi Waseso mengungkapkan, pihaknya mampu mengamankan uang sebesar Rp 2,6 triliun berdasarkan hasil penelusuran.

“Kita mendapatkan dari PPATK yang Rp 3,6 triliun dari jaringan Freddy Budiman, kita dengan OJK, PPATK juga sudah menelusuri itu. Kita temukan yang sudah bisa diamankan itu Rp 2,6 triliun,” kata Waseso.

“Uang Rp 2,6 triliun itu bukan semuanya dari Freddy, melainkan juga dari pelaku lainnya,” sambungnya.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge