0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Suryo Prabowo Dicekal Singapura, Panglima TNI Kirim Surat Protes

Mantan Kasum TNI Letjen (Purn) TNI Suryo Prabowo (merdeka.com)

Timlo.net – Mantan Kasum TNI Letjen (Purn) TNI Suryo Prabowo masuk dalam daftar hitam imigrasi Singapura. Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo mengirim surat kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) agar menyampaikan nota protes kepada Pemerintah Singapura.

“TNI sudah berkoordinasi, begitu juga Kepala Bais sudah menyampaikan protesnya kepada Atase Pertahanan yang ada di Indonesia,” kata Panglima Jenderal Gatot, Jumat (19/8).

Tidak diketahui alasan imigrasi Singapura memasukkan nama Letjen Suryo dalam daftar hitam.

“Kami sudah menyampaikan surat kepada Kemenlu agar menyampaikan nota protes kepada Singapura. Bisa saja, suatu saat saya akan di ‘black list’ juga,” ujarnya.

Panglima menyebut tindakan dan sikap imigrasi Singapura terhadap mantan prajurit TNI itu tidak beretika. Tidak ada permohonan maaf dan niat baik dari imigrasi Singapura.

“Kalau memang tidak benar (black list-nya) seharusnya menyampaikan permohonan maaf dan mengantarkan Pak Suryo untuk mengurus penerbangannya. Bukannya malah (pihak imigrasi Singapura), dan terus pergi. Etikanya kan demikian,” tegasnya.

Pihak Imigrasi Singapura tidak menyampaikan permohonan maafnya kepada Suryo Prabowo.

“Saya sendiri sebagai Panglima TNI tidak senang dengan pemerintah Singapura yang memperlakukan mantan prajurit TNI seperti itu,” tegasnya.

Untuk diketahui, Letjen Suryo Prabowo yang baru pulang dari Fiji dengan menggunakan maskapai Fiji Airways FJ361 harus tertahan di Bandara Changi saat ingin mengambil bagasi, Rabu (17/8). Pihak Imigrasi Singapura memasukkan namanya ke dalam daftar hitam orang yang dilarang masuk Singapura.

“Saya ini ternyata orang yang di-BLACKLIST Pemerintah Singapore (imigrasi) dengan alasan yang TIDAK JELAS,” keluh Suryo melalui akun sosial media miliknya.

Mantan Pangdam Jaya ini menerangkan awal mula kejadian saat dirinya masuk daftar hitam di Singapura. Pada saat itu, Rabu (17/8), dirinya transit untuk kembali ke Jakarta dan mengikuti acara 17an di kampung halamannya. Namun pada pukul 05.20 waktu setempat, dia dihampiri petugas imigrasi Singapura.

“Saya transit di Singapore kemudian keluar terminal untuk mengambil bagasi, karena saya pindah pesawat untuk kembali ke Jakarta untuk mengikuti acara 17an di kampung saya. Di imigrasi ternyata nama saya ada di black list, lalu saya diinterview panjang lebar selama 1 jam-an tentang ‘riwayat hidup’ saya dan dipertanyakan hubungan saya dengan orang yang tidak saya kenal bernama Indra M (?),” papar Suryo.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge