0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pesawat Latih Jatuh, Nyaris Tabrak Petani

Pesawat latih jatuh di persawahan milik warga (merdeka.com)

Timlo.net – Sebuah pesawat latih jenis Piper PA 28 jatuh di Desa Kujang, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (18/8). Sekelompok petani setempat mengaku nyaris tertabrak pesawat yang sudah hilang kendali.

Iting, petani kelapa dari Desa Kujang, menceritakan bagaimana pesawat latih itu nyaris menabrak dirinya. Apalagi saat kejadian, dia sedang berada di batang pohon kelapa.

“Saat kejadian saya sedang berada di pohon kelapa, kapal sangat jelas terlihat melintas di depan saya,” kata Iting, Jumat (19/8).

Pada hari kejadian, kata Iting, memang banyak petani tengah mengambil kelapa untuk bahan gula kelapa. Rata-rata mereka melihat pesawat latih itu menabrak pohon kelapa, hingga akhirnya jatuh ke sawah.

“Pohon kelapa yang ada di depan saya tertabrak oleh sayap pesawat, pohon kelapanya juga langsung patah,” ungkapnya.

Selain dirinya, ada juga petani lain nyaris tertabrak pesawat itu. Namun, petani itu selamat dengan posisi tetap berada di batang pohon.

“Pohon kelapa yang dinaiki Mang Dudung sangat dekat dengan pesawat,” ujarnya.

Iting mengaku beruntung pesawat latih itu tidak menabrak dirinya maupun petani lain.

Seperti diberitakan Antara. Sejumlah petani dan warga lainnya langsung berkerumun untuk membantu penumpang pesawat yang jatuh terbalik di areal persawahan itu.

Sejumlah warga kemudian membawa awak pesawat tersebut ke rumah warga kemudian ke Puskesmas Karangnunggal.

“Penumpang yang kami tolong semuanya masih sadar, masih bisa jalan ke rumah warga,” katanya.

Pesawat dengan tiga awak, satu pilot atau instruktur dan dua siswa itu milik Perkasa Flight School yang terbang dari Nusawiru, Kabupaten Pangandaran untuk melakukan latihan.

Pesawat tersebut berkeliling di kawasan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, tidak lama kemudian mengalami masalah pada mesin pesawat.

Pilot lalu mengarahkan pendaratan darurat dengan mencari tempat yang tidak ada pemukiman penduduk, hingga akhirnya mendarat dengan kondisi terbalik di areal persawahan sekitar pukul 15.00 WIB.

Tiga awak pesawat yakni pilot Yosaphat Lintang warga Pekalongan, Jawa Tengah, kemudian dua penumpang M Arief Rafidan dan M Fadli Rapidan dari Kota Tanggerang, Banten, selamat dalam kecelakaan itu.

[ang]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge