0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Bakal Hidupkan Lagi PKMS Silver

Ilustrasi, Kartu PKMS (dok.timlo.net/ist)

Solo — Pemerintah Kota Solo akan berencana mengalokasikan anggaran untuk Program Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) silver pada APBD 2017. Program tersebut diberlakukan untuk masyarakat rentan miskin di Solo.

“Bukan dihidupkan kembali tapi kita anggarkan lagi tahun depan. Masyarakat rentan miskin ini kan kalau jatuh sakit bisa jatuh miskin,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo di sela-sela acara peletakan batu pertama Rumah Sakit Siloam, Kamis (18/8).

Anggaran untuk PKMS tahun 2016 ditiadakan berdasarkan UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional). UU tersebut mengatur sistem Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) termasuk PKMS harus melebur kepada Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Meski demikian, Rudy memastikan kebijakannya menghidupkan kembali PKMS Silver tidak menyalahi aturan itu.

“Yang melebur kan untuk warga miskin. PKMS Silver ini untuk yang rentan miskin yang belum mendapat jaminan,” kata dia.

Sejak dihapuskan, Pemkot Solo masih memberikan bantuan kesehatan untuk warga yang belum terkaver BPJS. Untuk mendapatkan bantuan, mereka harus mengajukan proposal kepada Walikota. Mekanisme ini dirasa terlalu rumit dan panjang sehingga kurang efektif.

“Setiap hari saya harus menandatangani banyak sekali proposal permohonan bantuan,” kata Rudy.

Terpisa Kepala UPTD PKMS DKK Surakarta, Ida Angklaita mengatakan jumlah pemegang PKMS Silver mencapai 224.046 orang. Bantuan untuk mereka yang tidak terkaver BPJS diambilkan dari dana bantuan sosial dengan plafon maksimal Rp 5 Juta.

“Kalau biaya pengobatan di bawah Rp 5 Juta, kita bayarkan sesuai nilai kwitansi,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge