0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

15 Napi Narkoba Dipindah ke Nusakambangan

Kepala Lapas Kelas IIA Sragen, Rudy Djoko Sumitro. (foto: Agung)

Sragen – Sebanyak 20 orang narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sragen terpaksa dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Mereka kedapatan menjadi pengedar narkoba dan membawa alat komunikasi di dalam sel tahanan.

“Mereka harus kita pindahkan, beberapa orang juga menjadi pengedar narkoba dan disinyalir mempengaruhi pegawai Lapas Kelas IIA Sragen ini,” kata Kepala Lapas Kelas IIA Sragen, Rudy Djoko Sumitro, Rabu (17/8).

Usai acara penyerahan remisi kepada 188 narapidana, Rudy mengungkapkan, dari 20 napi tersebut sebanyak 15 orang dipindahkan ke Lapas khusus narkoba di Nusakambangan, sedangkan lima napi lainnya dibawa ke Lapas lain masih di wilayah Nusakambangan.

Mereka dipindahkan pada 14 Agustus lalu setelah dilakukan penggeledahan sel atau blok seluruh napi. Pihaknya selalu mengadakan pemeriksaan yang sifatnya rutin dan mendadak. Ke-15 napi itu memang dulunya dipidana lantaran tersangkut kasus narkoba, sedang lima napi karena kasus perampokan dan pembunuhan.

Dia menambahkan, Lapas Kelas IIA  Sragen dihuni oleh 345 orang narapidana, enam diantaranya adalah wanita. Napi narkoba memang tergolong besar, dari jumlah tersebut ada 170 napi narkoba.

“Tapi itu sebagian juga sudah kita pindahkan pada tahun pindahkan April 2016 lalu,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge