0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Petani Deklarasikan Pertanian Organik

Petani se Indonesia deklarasikan penggunaan sistim organik untuk pertanian di Obyek Wisata Tlatar, Desa Kebonbimo, Boyolali Kota (timlo.net/nanin)

Boyolali — Peringatan Kemerdekaan RI Ke 71, dimanfaatkan petani organik untuk me,deklarasikan penggunan pertanian organik. Selain murah, petani bisa mengelola lingkungan. Deklarasi diikuti petani organik dari wilayah Jawa Tengah, Kalimantan, Sumatera hingga Aceh.

“Hari ini, hasil perjuangan kami selama lima tahun dalam mensosialisasikan penggunaan pertanian organik,” kata Pencetus Kegiatan Total Organik, Nugroho Widiasmadi, Rabu (17/8).

Sementara itu, sebelum deklarasi digelar, terlebih dahulu dilakukan upacara bendera memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 71 tahun di Kawasan Wisata Taman Air, Tlatar, Boyolali. Seluruh peserta upacara mengenakan caping (topi dari bambu), selain itu juga dipajang hasil pertanian organik.

“Pertanian organik saat ini sudah memasyarakat, kita harus ubah image masyarakat tentang penggunaan bahan sintetis,” tambahnya.

Namun demikian, tak dipungkiri bahwa pelaksanaan pertanian organik masih menemui kendala. Hal itu tak lepas dari kebiasaan petani yang telah terbiasa memakai pupuk buatan dari pabrik. Padahal, pupuk buatan dalam jangka panjang merusak kesuburan tanah.

“Padahal pupuk buatan membuat lingkungan menjadi tidak sehat,” ujarnya.

Kedepan, pihaknya berharap sistim organik tidak hanya untuk pertanian, namun juga merembet ke peternakan dan perikanan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge