0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BPCB Belum Lakukan Penggalian Lokasi Candi

Lokasi temuan candi di Desa Ringin Larik,Musuk (timlo.net/nanin)

Boyolali — Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah, belum memutuskan apakah akan melakukan penggalian di lokasi temuan candi di Desa Ringin Larik, Musuk. Meski saat ini, tim BPCB mulai melakukan penelitian di lokasi temuan.

“Tim sudah kita turunkan untuk melakukan penelitian, tapi kayaknya sangat kecil kemungkinan untuk dilakukan pemugaran, sudah banyak elemen yang hilang,” kata Kasi Pelestarian Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB Jateng, Gutomo, Selasa (16/8).

Sementara itu, terkait temuan kotak batu berisi pripih atau lempengan logam kekuningan berisi tulisan yang ditemukan di lokasi saat ini sudah diambil untuk diteliti. Kotak batu tersebut semula dibawa oleh warga setempat.

“Pripih biasanya berisi nama dewa sesuai dengan arah mata angin, letaknya di bawah pondasi candi,” tambahnya.

Namun, pihaknya belum bisa menyimpulkan hasil identifikasi karena saat ini masih diteliti. Termasuk pripih tersebut terbuat dari emas atau logam. Pripih sendiri biasanya digunakan untuk candi Hindu.

Sebelumnya, Arkeolog Museum Boyolali, Pratiwi Yuwono menjelaskan, dari hasil penelitian awal, huruf dalam lempengan pripih tersebut merupakan huruf kawi. Pripih ini biasa digunakan sebagai pondasi untuk membangun candi.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge