0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Didominasi Jaringan Lapas, Puluhan Kasus Narkoba Terbongkar

ilustrasi narkoba (merdeka.com)

Klaten – Jumlah kasus yang diungkap Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Klaten sejak Januari hingga Agustus 2016 lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, sebagian besar melibatkan narapidana dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“Dari hasil penyidikan, rata-rata dikendalikan dari Lapas,” beber Kasat Narkoba Polres Klaten, AKP Danang Eko Purwanto, Senin (15/8).

Dikatakan, sepanjang Januari-Desember 2015, pihaknya mengungkap 23 kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba dengan jumlah tersangka mencapai 35 orang. Sedangkan Januari-Agustus 2016 ada 29 kasus serupa dengan melibatkan 51 tersangka.

Disinggung rantai peredaran barang haram tersebut, Danang menyebut, jaringan terputus. Modusnya, sang pengendali atau operator berada di dalam Lapas atau narapidana, sementara peredarannya memanfaatkan operator yang ada di luar lapas hingga sampai ke tangan pengguna. Sedangkan pasokan narkoba berasal dari luar lapas oleh pihak lain yang masih dalam jaringan.

“Rata-rata jaringan terputus, tidak saling kenal. Pengguna tidak mengetahui pengedar yang menjual narkoba kepadanya, dan pengedar juga tidak mengenal operatornya,” kata dia.

Sementara, Kapolres Klaten AKBP Faizal mengungkapkan, selama satu bulan ini telah membongkar empat kasus narkoba dengan barang bukti 1,2 kilogram ganja kering, 470 butir pil psikotropika, lima butir pil Inex, dan satu paket sabu seberat satu gram. Dua kasus peredaran narkoba itu di antaranya melibatkan narapidana dari Lapas Sragen dan Klaten.

“Ada sebagian kasus yang kami kembangkan ke sana (LP Nusakambangan). Kalau sudah berkaitan dengan Nusakambangan kendalanya memang agak susah masuk. Selain aksesnya susah, jaringan mereka sangat kuat. Tutup mulutnya luar biasa,” ungkap AKBP Faizal.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge