0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penganiayaan Anak, Orang Tua Korban Lapor Polisi

ilustrasi penganiayaan (dok.merdeka.com)

Solo — Kasus penganiayaan yang menimpa AL (9) salah seorang siswa SD di kawasan Kecamatan Jebres kini dilaporkan ke Polresta Solo, Jumat (12/8). Saat ini, kasus yang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Solo tengah diselidiki.

“Laporannya sudah masuk kesini (Polresta Solo-red). Saat ini masih kami selidiki,” terang Kanit PPA Polresta Solo, AKP Hastin Mahardjanti.

Pihaknya akan memanggil seluruh pihak terkait mulai dari kedua orang tua anak yang berselisih hingga pihak sekolah tempat anak tersebut menimba ilmu. Tak hanya itu, dalam penyelesaian kasus tersebut pihaknya juga akan melibatkan dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) untuk melakukan proses mediasi antar kedua belah pihak yang bermasalah ini.

“Karena kasusnya melibatkan anak-anak, penanganannnya juga dengan cara khusus. Kami mengedepankan proses mediasi dengan menemukan pihak-pihak yang berselisih,” jelasnya.

Terpisah, orang tua korban AL, Susanto (40) mengaku, memberikan handphone kepada anaknya supaya mudah saat menjemput usai pelajaran sekolah. Selama ini, sebelum masuk kelas AL selalu memberikan telepon genggamnya itu ke walikelas. Namun, saat terjadi peristiwa itu guru yang biasa dititipi telepon genggam sedang rapat. Sehingga AL membawa handphonenya ke dalam kelas.

“Sudah sejak kelas 2 SD kemarin saya cekeli hp pada anak saya. Selama ini gak ada masalah. Baru kemarin itu. Saya ga terima dan laporkan ke polisi,” terangnya.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, peristiwa bermula saat AL membawa telepon genggam ke sekolah pada Selasa (2/8) lalu. Waktu itu, handphone AL direbut oleh teman sekelasnya RF (9). Setelah berhasil merebut handphone jenis Nokia ini, RF menggunakannya untuk mengambil gambar kemaluan temannya berinisial LQ (9). Merasa tak terima handphonenya disalah gunakan, AL meminta handphone miliknya. Bukannya memberikan baik-baik, RF dan LQ justru menganiaya AL. Parahnya lagi, dua teman sekelas korban yang lain yakni FA (9) dan ALX (9) juga turut menganiayan korban.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge