0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kekerasan terhadap Guru Dipicu Hal-Hal Sepele

Kepala Dinas P dan K Wonogiri, Siswanto (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Kasus kekerasan terhadap guru terjadi akibat adanya salah paham antara guru dan orangtua murid atau famili. Pemicunya hanyalah hal- hal sepele, namun akhirnya permasalahan itu kemudian meruncing dan nyaris terjadi kekerasan fisik.

“Benar, tapi tidak sampai terjadi kekerasan fisik karena bisa dinego kemudian berdamai,” ungkap Kepala Disdik Wonogiri Siswanto, Jumat ( 12/8).

Bahkan menurut Siswanto, kekerasan terhadap guru di Wonogiri sama sekali tidak ada. Diakui, beberapa tahun lalu sempat ada laporan kejadian terkait adanya salah paham antara guru dan wali murid.

“Memang romantika sebagai guru ya seperti itu, hal sepele bisa jadi runyam,” ujarnya .

Dia mencontohkan, kejadian lama, seperti di Ngadirojo sekitar tahun 2013, kemudian di Jatipurno tahun 2011 silam. Akan tetapi kasus tersebut tidak sampai melebar dan bahkan terjadi kekerasan fisik ,hanya sebatas ancaman saja .

“Tapi tidak sampai terjadi kekerasan fisik, hanya sekadar ancaman hingga sempat ada orangtua murid ke sekolah mencari salah satu guru. Hanya itu saja. Tapi akhirnya itu bisa damai,” katanya .

Dia pun berharap, kekerasan terhadap guru tidak terjadi di Wonogiri. Ia mengimbau, jika terjadi sesuatu yang berkaitan dengan guru disarankan agar orang tua murid melaporkan kepada pimpinan atau kepala sekolah.

“Jika ada guru yang melakukan tugasnya kurang sesuai, saya harap langsung laporkan saja kepada kepala sekolah biar segera ditindaklanjuti, sehingga tidak terjadi kekerasan,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge