0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ahok Menanti Dukungan PDIP

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ahok (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Bakal calon gubernur DKI incumbent, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), membuka pintu jika ada partai lainnya yang memberikan dukungan pada menit-menit terakhir. Saat ini, dia diusung tiga parpol, yakni Golkar, NasDem dan Hanura.

Salah satu partai yang masih ditunggu Ahok, sapaan Basuki, adalah PDIP. Dia sangat bersyukur jika akhirnya PDIP ikut memberikan dukungan.

“Puji Tuhan, dong. Alhamdulillah. Tiga parpol kan komunikasi terus dengan PDIP. Tiga parpol ini tahu betul bahwa saya ini sama PDIP dekat banget. Mereka tahu banget,” kata Ahok, Kamis (11/8).

Ahok pede akan ada kabar gembira dari PDIP di waktu-waktu akhir. Berkaca dari pencalonan dirinya bersama Jokowi di Pilgub DKI 2012 lalu.

“Kan kita ini memang pemain injury time ya kan? Kamu tahu enggak waktu 2012 kapan Ibu Mega putusin saya (sama Jokowi)? Semua orang enggak pernah berpikir Ibu Mega memilih saya mendampingi Pak Jokowi,” jelasnya.

Dia kemudian menceritakan kembali awal pencalonan dirinya dan Jokowi saat itu.

“Sampai Gerindra pun menulis surat dukungan Jokowi dengan Dedi Mizwar lho. Serius ini jam satu. Eh jam tiga, saat mau daftar ke KPUD, Ibu Mega bilang, Ahok! Pak Jokowi aja syok. Saya masih di DPR, dipanggil dia (Mega) kemudian datang. (Lalu) telepon saya,” ungkapnya.

“Hei dateng nih, Ibu Mega putusin. Pak Tjahjo waktu itu. Ibu Mega bilang kamu yang dampingi Pak Jokowi. Yang bener, Pak? Bener, makanya datang ke kantor,” sambungnya menirukan perbincangan dengan Tjahjo kala itu.

Sejauh ini, kata Ahok, PDIP memang belum memutuskan apa-apa dan dirinya mengaku masih berhubungan baik.

“Jadi mereka temen. Namanya temen itu suka genit-genit. Teman itu begitu, dia marahin saya juga. ‘Eh, hok, jangan genit-genit ya. Ngomong di media seenaknya lu.’ Namanya temen ya suka begitu. Saya sama PDIP itu temen banget. Dari pertama, saya belum masuk politik, dari habis sebelum Pak Harto turun, saya sudah bersama PDI yang jadi PDI Perjuangan. Saya pertama dari dulu. Jadi dari dulu seperti itu,” jelas dia.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge