0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kini Operasi Hidrosefalus Tidak Perlu Menggunakan Produk Impor

Penemu INA Shunt dan juga staf pengajar di Fakultas Kedokteran UGM, Dr Paulus Sudiharto, Sp BS(K) (tengah) saat melihatkan cara pemasangan selang hasil temuannya (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Kini operasi penanaman pompa dan selang bagi para penderita Hidrosefalus atau yang biasa disebut dengan metode shunting tidak perlu menggunakan produk impor lagi. Pasalnya hasil riset yang ditemukan oleh salah satu pengajar dari Universitas Gajah Mada, berhasil menemukan alat inovasi baru, yang disebut INA Shunt.

“INA Shunt ini adalah selang yang memiliki katup celah berbentuk semilunar dan diantaranya terdapat tonjolan antiselip. Katup semilunar ini terpasang pada system pompa dan selang kateter yang berfungsi mengalirkan cairan otak penderita hidrosefalus yang berlebihan,” ujar penemu dan juga staf pengajar di Fakultas Kedokteran UGM, Dr Paulus Sudiharto, Sp BS(K) kepada wartawan, Rabu (10/9).

Dengan hasil temuannya tersebut tidak hanya harganya saja yang terjangkau, tapi juga memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan produk impor. Bahkan hasil risetnya itu, menurutnya juga sudah mendapatkan hak paten dari Ditjen HAKI, Kemenkumham.

“Keunggulannya adalah katup semilunarnya dapat berfungsi untuk mencegah cairan masuk kembali ke dalam rongga kepala, sehingga tidak banyak terpengaruh aktifitas pasien. Sedangkan tonjolan antiselip dimaksudkan untuk mengantisipasi bahaya selang kateter terhisap kedalam otak, yang bisa menyebabkan kematian,” jelasnya.

Tak hanya itu, hasil temuannya itu juga aman dipasang pada bayi yang berusia 10 hari hingga orang dewasa. Hanya saja syarat kondisi pasien harus stabil. Inovasi alat kesehatan tersebut adalah salah satu dari sekian banyak produk inovasi karya anak bangsa yang turut dipamerkan dalam acara Hateknas.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge