0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hendak Berdoa, Koster Kaget Patung Tidak Ada di Tempatnya

Lokasi patung di dalam Gereja Katolik Gondangwinangun Klaten saat diberi police line (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Dua patung rohani, Yesus dan Bunda Maria, di Gereja Katolik Santo Yusuf Pekerja Gondangwinangun, Klaten, Selasa (9/8) kemarin, dirusak orang tak dikenal. Akibatnya, patung Yesus mengalami kerusakan di bagian tangan, dan patung Bunda Maria rusak di bagian kaki.

“Kemarin sekitar pukul 15.00 WIB saya hendak masuk ke gereja untuk berdoa. Ternyata kedua patung sudah tidak ada di posisi seharusnya di dekat altar,” kata Koster Gereja Katolik Santo Yusuf Pekerja Gondangwinangun, Yohanes Sumarsono, Rabu (10/8).

Patung Yesus dengan perkiraan berbobot 20 kilogram dan tinggi 1,75 meter itu jatuh dengan kondisi lengan kanan patah. Sedangkan patung Bunda Maria setinggi 1,6 meter dan bobot 15 kilogram itu hilang. Keduanya terbuat dari material fiber.

Curiga, Sumarsono lantas mencari keberadaan patung Bunda Maria di sekitar lingkungan gereja yang terletak di Dukuh Minggiran, Desa Plawikan, Kecamatan Jogonalan (Ralat: sebelumnya ditulis Kecamatan Gondang) tersebut. Tak lama, patung tersebut ditemukan di aliran Kali Ujung yang berjarak sekitar 20 meter di samping kompleks gereja.

“Setelah saya cari ternyata patung Bunda Maria ada di sungai. Alas patung berada di bibir sungai, sedangkan badan patung terlihat di tengah aliran sungai,” cerita dia.

Kabid Rumah Tangga Gereja Katolik Santo Yusuf Pekerja, AL Miyadi, mengatakan, kejadian pengrusakan patung rohani tidak mempengaruhi ibadah misa pada Rabu (10/8) pagi.

“Tadi pagi misa tetap berjalan dan kondusif. Umat tidak mempermasalahkan,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge